Dari Hobi Jadi Prestasi
Oleh: Kerenhapukh Eunike Befalya
Mahasiswi Sekolah Vokasi IPB University
ASKARA - Masa-masa sekolah sering kali dikatakan sebagai masa terbaik dalam hidup oleh sebagian orang. Karena pada masa tersebut kita memiliki kebebasan waktu dan banyak peluang untuk membuat banyak memori dengan melakukan banyak kegiatan yang positif. Seperti siswi yang saat ini masih duduk di bangku kelas 3 SMA Amanda, seorang anak muda yang sedang berada di masa jayanya untuk membuat memori indah dengan melakukan banyak kegiatan positif.
Amanda Septi Wulandari lahir pada 21 September 2006, putri ketiga dari tiga bersaudara yang sekarang bersekolah di SMA Negri 3 Kota Bogor. Ia merupakan salah satu siswi berprestasi baik dalam bidang akademik maupun non-akademik, sering kali mengikuti perlombaan dan meraih juara.
Amanda tidak hanya fokus pada satu bidang dalam menekuni perlombaan. Ia mengikuti banyak perlombaan dengan berbagai kategori. Yang pertama ada di bidang sastra, ia beberapa kali mengikuti perlombaan pidato dan membaca puisi. Baik itu perlombaan secara online atau pun offline. Puisi yang dihasilkan oleh Amanda berhasil masuk ke dalam antalogi.
Selanjutnya Amanda juga merupakan seorang siswi peraih kejuaraan olimpiade. Ia berhasil membawa medali perak dalam Olimpiade Biologi Indonesian Sains Competition. Dan Amanda juga berkesempatan mendapatkan penghargaan Pramuka Garuda setelah lolos melewati seleksi yang ada.
Memiliki hobi menulis, Amanda mengembangkan hal itu hingga berbuah menjadi sebuah prestasi. Background Ayah dari Amanda yang merupakan seorang guru Bahasa Indonesia juga ia rasa memengaruhi rasa semangatnya tumbuh untuk menekuni bidang sastra tersebut. Peran teman-temannya yang selalu mendukung hobinya dalam menulis juga membuat Amanda termotivasi untuk lebih mengembangkannya. Hal yang paling ia sukai adalah menulis sebuah cerita dan juga puisi. Setelah mengetahui kesukaannya tersebut Amanda tidak menyia-nyiakannya, ia justru menekuni hal tersebut dan akhirnya bisa menjadi mahir. Dan setelah itu barulah ia mulai mengikuti beberapa perlombaan di bidang sastra dan meraih prestasi melalui itu.
Amanda merupakan pemuda yang aktif pada kegiatan kepramukaan. Seperti yang kita ketahui, kegiatan pramuka merupakan kegiatan eskul wajib sejak jenjang SD yang diberikan untuk melatih banyak kemampuan anak, mulai dari kemampuan sosial, kepemimpinan, dan lain sebagainya. Saat berada dalam kegiatan pramuka Amanda menemukan dirinya menyukai kegiatan tersebut. Hal tersebut ia sadari saat mengikuti kegiatan eskul pramuka di SMP. Sejak saat itu hingga sekarang Amanda dengan aktif mengikuti kegiatan pramuka. Karena keaktifan dan ketekunannya tersebut Amanda dilantik menjadi seorang Pramuka Garuda.
Hal ini dapat dikatakan sebagai hobi yang unik untuk kalangan anak-anak SMA, yaitu menyukai kegiatan belajar. Amanda merupakan seorang siswi yang suka dan tekun dalam hal belajar. Ia memiliki semangat yang tinggi dalam belajar. Keinginannya untuk bisa meraih PTN terbaik menjadi salah satu pendorong semangatnya untuk belajar. Selama tekun dalam belajar, Amanda juga suka mencari peluang untuk mengikuti perlombaan olimpiade melalui media sosial. Ia mencari informasi mengenai perlombaan olimpiade yang cocok dengannya di media sosial Instagram. Dari informasi tersebut Amanda berhasil menemukan olimpiade yang sesuai dan berhasil meraih kejuaraan.
Kegiatan perlombaan merupakan suatu hal yang berkesan bagi banyak orang. Adrenalin yang ditimbulkan membuat momen tersebut sangat berarti dan membekas. Begitu pula dengan Amanda, semua perlombaan yang ia ikuti memiliki kesannya tersendiri. Banyak memori menyenangkan dan juga menyedihkan dalam setiap prosesnya. Namun ia memiliki satu kenangan yang baginya amat sangat berkesan. Kegiatan kepramukaan yang ia senangi dapat memberikan kenangan manis yang ia rasa juga sebagai suatu hal yang langka terjadi. Hal itu adalah saat ia berhasil dilantik menjadi Pramuka Garuda oleh orang tuanya sendiri. Bagi Amanda hal itu sangat membanggakan dan amat berkesan. Kondisi naik dan turun merupakan hal yang dirasakan oleh setiap orang dalam hidup.
Terkadang kita berada dalam kondisi dimana kita harus bertarung dengan hal yang tidak menyenangkan. Selama menekuni banyak perlombaan Amanda juga memiliki hambatan yang harus ia lalui. Hambatan yang paling terasa menyulitkan adalah mengatur waktu atau time management. Ia harus bisa mengimbangi semua kegiatan yang ia tekuni, dan terkadang hal itu dapat terasa sulit untuk dilakukan. Terkadang ia masih kurang dapat membagi waktunya dengan efektif, mengimbangi jadwal akademik dan non-akademiknya. Langkah yang Amanda lakukan untuk semaksimal mungkin memanfaatkan waktu adalah dengan menetapkan prioritas, agar hal prioritas tersebut diutamakan baru sisa waktunya digunakan untuk kegiatan di luar itu.
Ketekunan adalah hal utama jika berbicara mengenai bagaimana meraih juara dalam sebuah perlombaan. Lain dari itu, Amanda juga menyampaikan tipsnya untuk memotivasi kita yang juga sedang dalam perlombaan demi mengejar juara.
“Dan yang juga penting adalah untuk jangan mendengarkan omongan atau perkataan orang lain yang hanya iri terhadap kita,” ungkap Amanda
:Tetap semangat dan jangan pedulikan seruan negatif yang hanya akan membuang-buang waktu kita jika kita menanggapinya," tambahnya..
Amanda juga menyampaikan bahwa ada baiknya jika kita memiliki lebih dari satu keahlian. Tidak ada salahnya untuk mencoba banyak hal, karena dari situ kita dapat menemukan apa yang benar-benar kita minati. Dalam mengikuti perlombaan sangat perlu untuk fokus pada tujuan kita, yaitu untuk menjadi juara. Untuk mendapatkan fokus itu kita perlu menyusun tingkatan prioritas kita agar tidak menjadi blunder dalam menekuninya. Jangan dengarkan perkataan orang lain, usahakan saja sebaik yang kitab isa. Karena kita bisa jika mau berusaha.

Komentar