Pentingnya Komunikasi Keluarga Guna Membangun Pemahaman yang Mendalam
Oleh: Arummaisya R.Z
Mahasiswi Sekolah Vokasi IPB, Prodi Komunikasi Digital & Media
ASKARA - Keluarga merupakan sekumpulan individu yang saling terikat antara satu sama lain. Keluarga biasanya terikat karena adanya suatu ikatan pernikahan yang menciptakan adanya suatu keluarga yang memiliki hubungan darah namun bukan hanya perihal hubungan darah. Keluarga juga bisa terbentuk dengan adanya keputusan kedua belah pihak untuk melakukan adopsi, sehingga fungsi keluarga akan jauh lebih banyak dan sangat kompleks. Karena keluarga akan menjadi tempat untuk membentuk karakter diri seseorang serta tempat diterapkan nya banyak norma yang akan membawa “bagaimana seorang anggota keluarga membawa dirinya ke lingkungan sosialnya,” sehingga keluarga berperan sangat penting untuk satu sama lain. Karena keluarga juga berperan sebagai pendukung baik secara agama, emosional hingga finansial.
Dalam satu keluarga akan ada banyak peran dengan tanggung jawab yang berbeda-beda setiap individu sehingga, komunikasi yang baik diperlukan untuk mengurangi adanya komunikasi yang rumpang antar satu anggota dengan anggota yang lainnya. Karena tidak setiap individu dapat berkomunikasi dengan baik kepada lawan bicaranya sehingga tidak jarang banyak keluarga yang mengalami perpecahan didalamnya karena tidak dapat mengkomunikasikan permasalahannya dengan baik, terbukti dengan banyaknya kasus perceraian yang terjadi di Indonesia. Berdasarkan data yang diperoleh dari GoodStats, “Kasus perceraian yang terjadi di tahun 2022 banyak disebabkan oleh perselisihan dan pertengkaran yang terjadi dalam rumah tangga.”
Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya perpecahan atau perceraian dalam rumah tangga, salah satu adalah buruknya penyampaian atau komunikasi dalam keluarga tersebut. Ketidakmampuan dalam penyampaian terkait perasaan, permasalahan hingga kebutuhan juga dapat memicu konflik terjadi dalam rumah tangga. Sehingga diperlukan komunikasi yang baik untuk keduanya agar tidak terjadi kesalahan dalam berkomunikasi, hal yang bisa dilakukan yaitu saling terbuka satu sama lain dan jujur akan perasaan emosionalnya terhadap apa yang sedang terjadi di dalam keluarga tersebut. Sehingga, keterbukaan itu akan memudahkan anggota keluarga yang lain untuk memahami perasaan satu sama lain.
Rasa empati yang tinggi pun sudah seharusnya melekat dalam diri setiap anggota keluarga, agar mereka dapat mendengarkan secara empati apabila ada salah satu anggota keluarga memiliki permasalahan terkait apapun. Sehingga hal tersebut tidak membuat mereka menahan permasalahan yang ada di dalam dirinya, yang nanti akan menjadi bom waktu yang akan meledak saat semua emosi tidak dapat tertampung lagi. Karena memang sudah seharusnya di dalam satu keluarga itu harus menjunjung tinggi rasa empati guna memahami perasaan satu sama lain, sehingga tidak ada yang merasa bersalah untuk merasakan banyak hal terkait emosinya.
Untuk merespon hal tersebut juga diperlukan kemauan untuk mendengar dengan baik dengan cara, memahami terlebih dahulu atas apa yang disampaikan lawan bicara dan hindari untuk langsung merespon pembicaraan. Karena kita patut berfikir terlebih dahulu atas kalimat yang kita pilih untuk berbicara dengan orang yang kondisinya sedang emosional, sehingga kita tidak menimbulkan permasalahan baru.

Komentar