Ngabuburit Asyik bersama "Perempuan itu Ibuku"
ASKARA - Buku Perempuan Itu Ibuku (PII) sebuah persembahan tanda cinta untuk ibu yang diluncurkan pada 22 Desember 2022 bertepatan dengan Perayaan Hari Ibu dan hingga saat ini masih terus dicetak atas permintaan para pembaca yang rindu akan bacaan yang sarat pembelajaran dan keteladanan dari sosok perempuan yang bernama ibu.
Seorang ibu yang sederhana namun memiliki kekuatan yang luar biasa untuk membesarkan anak anaknya. Ibu yang tidak harus sempurna, namun dari hal-hal kecil yang dilakukan telah membuat anak anaknya mengerti arti hidup.
Buku setebal 206 halaman, diterbitkan oleh Aksarapedia Pratama, cetakan Pertama Desember 2022 memiliki nomor ISBN 978-623-88004-5-2.
Buku PII digagas oleh Graece Tanus dan di tulis oleh beberapa penulis yaitu Prof. Dr.
Meutia Hatta Swasono, Dr. Defranky Theodorus SP.A, Graece Tanus, Sr. Irena
Handayani, OSU, Iwan Kurniawan Darusman, Julia Maria Tutik Rahayu, Lenny Herliyanti, Linda Enriany, Luki Alamsyah & AR Handini dan Rurisa Hartomo.
Latar belakang penulis yang berbeda membuat buku ini semakin kaya karena yang ditulis adalah kisah hidup seorang Ibu yang dialami sendiri oleh para penulisnya dan semakin menarik dengan tulisan tentang ibu yang tokohnya diambil dari sosok perempuan yang bukan ibu dari penulis.

Sebagian penulis buku "Perempuan itu Ibuku"
Banyak perspektif yang beragam namun satu benang merah yang dapat di ambil adalah keteladanan dan cinta kasih seorang ibu untuk membesarkan anak-anaknya dari mulai kecil hingga bertumbuh dewasa.
Para Penulis buku menyadari masih banyak hal yang harus dilakukan jika nilai-nilai
positif yang ditulis dapat dikenal oleh masyarakat luas dan berdampak. Para penulis tidak semata memikirkan keuntungan materi dari penjualan sebuah buku tapi lebih dari itu bagaimana masyarakat awam bisa melihat kekuatan dari seorang perempuan.
Sampai saat ini ragam aktivitas sudah dilakukan mulai dari sebelum acara peluncuran buku yang dilaksanakan di Gedung Kebangkitan Nasional dan juga sesudahnya. Pada tanggal 14 Desember 2022 talk show pertama diadakan di radio Heartline 100. 6FM kemudian dilanjutkan di Radio Pelita kasih tanggal 21 Desember 2022 , Di Radio DFM tanggal 16 Januari 2023 dan 28 Maret 2023 dalam sessi Toserba ( Teman Seru Bahagia ) dengan topik Perempuan itu Ibuku wajah Kasih sayang Sepanjang Masa ; Ibuku Perempuan Luar Biasa, perkenalan buku PII ke acara di Kick Andi Show ,sosialisasi buku PII di SMA Taruna Nusantara.
Memasuki bulan Ramadhan,tim penulis buku PII akan mengadakan kegiatan Ngabuburit Asyik,belajar keteladanan dari "Perempuan itu Ibuku" yang akan diselenggarakan pada tanggal 05 April 2023, bertempat di LT IV PDS HB Jassin Taman Ismail Marzuki .Acara yang sangat menarik ini juga didukung oleh instansi pemerintah yaitu Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi DKI Jakarta, Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Pusat. Beberapa media Partner turut mendukung diantaranya Radio DFM 103.4 Jakarta , Yayasan Blessindo Harapan Mandiri ( House of Hope ), acara ini terbuka untuk umum dengan target 100 peserta saja. Untuk kehadiran para penggiat literasi dapat mengisi terlebih dahulu link pendaftaran http://bit.ly/3IfYB3u
Prof. Dr Meutia Hatta Swasono dan Graece Tanus akan menjadi narasumber dan tentunya para penulis lainnya akan hadir untuk saling berbagi kisah. Besar harapan acara ini dapat membawa manfaat dan sebagai salah satu upaya menyebarkan benih kebaikan di bulan suci ini melalui pesan – pesan positif dari keteladanan seorang Ibu dengan banyak latar belakang yang berbeda.

Sosialisasi buku "Perempuan itu Ibuku" di SMA Taruna Nusantara
Untuk diingat
Perempuan Itu Ibuku
Seorang Ibu yang sabar, tidak mengeluh dalam mengupayakan yang terbaik untuk anak-anaknya.
Seorang Ibu yang menjadi sahabat, tegas, disiplin, memegang teguh prinsip hidup dan mengajarkan tanggungjawab.
Seorang ibu yang mendidik anaknya untuk tidak serakah dalam mengais.
Seorang ibu pembawa pesan Tuhan untuk keluarga tercinta dan orang-orang disekitarnya.
Seorang ibu yang mengangkat anaknya ketika jatuh dalam kegelapan sehingga sang anak kembali bangkit dalam pelukannya.
Seorang Ibu yang mandiri, kuat, terlatih untuk hidup dan mengurus rumah tangga dan berperan meningkatkan perekonomian keluarga.
Seorang ibu yang adalah adalah pejuang kehidupan.
Seorang Ibu yang tidak selalu sempurna dalam menyampaikan bahasa kasih namun cintanya tetap sempurna untuk memberi kehidupan anak-anaknya.
Oleh: Rurisa Hartomo

Komentar