Kamis, 01 Desember 2022 | 18:05
TRAVELLING

STMJ 29 di Kota Malang Memang Beda

STMJ 29 di Kota Malang Memang Beda
Sejumlah pengurus PWI Pusat ketika foto bersama dengan pemilik STMJ 29 (Dok Askara)

ASKARA - STMJ, merupakan minuman kesehatan yang terdiri dari susu, kuning telur, madu dan jahe. Pada umumnya STMJ dijual dalam bentuk kemasan yang siap saji dengan diseduh air panas. 

Jika kita ke Kota Malang maka dengan mudah kita menjumpai banyak lokasi tempat menjual STMJ dengan bahan yang diolah terlebih dahulu dan langsung disajikan, salah satunya STMJ 29. Dinamakan STMJ 29 karena lokasinya berada di jalan Trunojoyo nomor 29, Malang. 

Rasa dari racikan minuman di STMJ 29 ini cukup khas. Rasa susu yang manis mampu berpadu dengan gurihnya telor dan susu dan tidak ada rasa amis sedikitpun, selain itu juga ada rasa jahe yang memberikan rasa hangat dan berbeda di dalam mulut. Campuran yang sempurna ini melahirkan minuman yang terasa lezat di mulut dan hangat di perut.

Perpaduan bahan berkualitas dengan komposisi Susu, Telur, Madu dan Jahe menjadikan STMJ ini manteb tenan untuk meningkatkan stamina tubuh saat cuaca tidak menentu di Kota Malang yang terkadang mengakibatkan daya tahan tubuh kita perlu waktu untuk beradaptasi sehingga daya tahan tubuh tidak stabil dan cenderung mudah terserang sakit.

Di Warung yang dikelola oleh Wahyu Puspitowati dan sejumlah saudaranya ini, selain STMJ terdapat berbagai varian minuman hangat berbahan susu lainnya. Untuk teman minum susu, ada Roti Bakar, Cireng, Tahu Walik yang lezat, serta berbagai kudapan lainnya.

"Setiap hari kami buka dari sore hingga malam," jelas Puspitowati yang akrab disapa Pipit ketika dijumpai sejumlah pengurus dari PWI Pusat di sela-sela acara Porwanas yang berlangsung hingga Jumat (25/11).

Dijelaskan Pipit, jika pagi hingga siang, warung berlantai dua ini menjual pecel yang juga cukup digemari pencinta kuliner. Dan dari siang hingga sore mereka istirahat karena sore sudah mulai usaha menjual STMJ.

Bagi yang berkunjung ke Malang, rasanya tidak lengkap jika belum singgah dan mencicipi STMJ 29 yang legendaris di wilayah Klojen ini.

Komentar