Mahasiswa President University ini Berminat Jadi Menlu
ASKARA - Rey Abraham adalah seorang alumni President University jurusan Hubungan Internasional dengan konsentrasi diplomasi yang baru saja lulus bulan lalu.
Ia menjadi lulusan tercepat diantaranya yang menyelesaikan sidang dan studinya pada 2021 lalu.
Rey, begitu ia biasa disapa, memperoleh predikat magna cumlaude dengan IPK 3.90, mahasiswa terbaik ke 2 President University, dan beasiswa 100% selama S1 di President University.
Rey Abraham berasal dari Bali dan mengenal President University saat pertama tim President University mengunjungi sekolahnya yaitu SMAN 4 Denpasar.
Untuk sekadar diketahui, SMAN 4 Denpasar merupakan salah satu sekolah unggulan dan terbaik di Bali.
Rey merupakan pribadi yang aktif sejak SMP dan SMA, yang juga mengantarkan dirinya mendapatkan free pass masuk sekolah unggulan SMAN 4 Denpasar.
Selama berkuliah ia aktif dalam berbagai kegiatan seperti event kampus dan organisasi. Rey pernah menjabat sebagai Ketua Organisasi Debat (President University Debating Championship) dan Simulasi Sidang PBB (President International Model United Nations) pada 2020.
Karena memiliki kesukaan dalam menghadapi tantangan, ia suka mengikuti berbagai lomba public speaking dan berhasil membawa 50 lebih penghargaan nasional dan internasional selama kuliah.
Beberapa prestasi Rey Abraham diantaranya; Best Delegate of United Nations Development Program International Student Energy MUN 2019, World Health Organization London School Model United Nations 2020, United Nations Development Program EconomiX MUN 2021, dan Champion Naradipta EO Speech Competition 2021, Shining and Rising Speech Competition 2020, Divergent Speech Competition 2020, ADC Speech Competition 2020, Ellite Speech Competition 2020, serta IR Festival Speech Competition 2020. Selain mengikuti lomba, Rey Abraham tertarik dengan mempelajari bahasa, tidak hanya fasih dalam berbahasa inggris, ia juga memperoleh sertifikasi A1 DELF bahasa Perancis dan beginner level bahasa Thailand.
Tidak hanya memiliki motivasi yang tinggi bagi perkembangan skill dirinya, ia juga peduli terhadap lingkungan dan sesama. Rey diketahui tergabung dalam organisasi kepemudaan AIESEC dan teribat dalam aksi sukarelawan dengan beberapa program AIESEC yang bertujuan pada kepedulian lingkungan, kesetaraan gender, meningkatkan pendidikan, dan sikap entrepreneurial bagi anak muda. Beberapa program bersama AIESEC yang ia kerjakan adalah SDGs (Sustainable Development Goals) School Roadshow AIESEC x Danone ke beberapa sekolah di Makassar secara virtual tahun 2021 dan beberapa sekolah di Cikarang Utara secara on-site.
Dengan kegigihan dan motivasi yang tinggi, Rey Abraham berniat untuk melanjutkan pendidikan S2.
Setelah mendapatkan letter of acceptance di beberapa kampus top dunia seperti University of Cambridge, University of Edinburgh, Auckland University, dan Curtin University, maka Rey menentukan pilihan pada University of Cambridge pada jurusan Development Studies.
Setelah lulus dari University of Cambridge, ia pun akan memperoleh gelar MPhil atau Master of Philosophy.
“Rencana tahun depan saya mulai kuliah di University of Cambridge,” ucapnya.
Tak hanya berhenti dengan mendapatkan kampus terbaik kedua di dunia, Rey juga berhasil menjadi penerima beasiswa LPDP dari Kementerian Keuangan.
Rey berhasil melewati 3 tahapan penting yaitu tes administrasi, tes bakat skolastik, dan tes substansi. Hal ini menjadi sebuah kebanggaan bagi Rey Abraham mengingat ketatnya persaingan menjadi awardee LPDP.
Beasiswa bergengsi ini mencakup seluruh biaya pendidikan Rey Abraham selama menempuh S2; tuition fee, akomodasi, buku, riset, seminar, dan lainnya.
Rey Abraham sangat bersyukur dan melihat bahwa hal ini tidak terlepas dari dukungan Tuhan, keluarga, teman, dan kampusnya.
Ia juga percaya bahwa setiap dirinya mau melakukan yang terbaik dan berdoa, hasil yang terbaik akan mengikuti.
Dengan pencapaian ini Rey berharap untuk menempuh karier di bilang pembuatan kebijakan, hingga kelak bisa menjadi Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.
Ia berharap anak muda negeri ini dapat menjadi generasi yang lebih bersemangat dalam menempuh pendidikan demi memajukan bangsa dan negara Indonesia.

Komentar