Minggu, 25 September 2022 | 21:01
NEWS

PDIP DKI Sebut 10 Sekolah Diduga Lakukan Diskriminasi Siswa

PDIP DKI Sebut 10 Sekolah Diduga Lakukan Diskriminasi Siswa
Ilustrasi diskriminasi (Dok freedomsiana)

ASKARA - Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta dipanggil Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta untuk dimintai keterangan terkait adanya dugaan diskriminasi penggunaan hijab terhadap para siswa di sekolah negeri, Rabu (10/8). 

Sekretaris Fraksi PDIP DPRD DKI, Dwi Rio Sambodo mengatakan, terdapat 10 sekolah negeri di Jakarta yang diduga terjadi kasus diskriminasi terhadap siswa atau siswinya yang berkaitan dengan kepercayaan.

"Ada 10 case yang kita ungkap. Pertama, di SMAN 58 Jakarta Timur. Kami sudah mediasi kepada beberapa stakeholder. Ini (dugaan aksi diskriminasi) mengenai larangan atau imbauan untuk tidak memilih Ketua OSIS yang berbeda agama," ujar Rio, di DPRD DKI Jakarta, Rabu (10/8).

Fraksi PDIP menyebutkan adanya dugaan diskriminasi yang terjadi di SMAN 58 Jakarta Timur, SMAN 101 Jakarta Barat, SMPN 46 Jakarta Selatan, SDN 2 Jakarta Pusat, dan SMKN 6 Jakarta Selatan, SMPN 75 Jakarta Barat.

"SMPN 74 Jakarta Timur, SDN 03 Tanah Sareal Jakarta Barat, SMPN 250 Jakarta Selatan, dan SDN 3 Cilangkap Jakarta Timur," kata dia.

Sebelumnya, Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono menyebutkan pemanggilan Disdik DKI dilakukan karena pihaknya menerima aduan dari masyarakat. 

Gembong tak menginginkan masalah ini dibicarakan secara sepihak.

“Karena ada keluhan masyarakat kita mau klarifikasi terhadap pengaduan masyarakat itu, benar enggak seperti itu kita kan harus klarifikasi jangan sepihak. Kan kita enggak boleh bicara sepihak,” terang Gembong.

Komentar