Kamis, 25 Juli 2024 | 08:43
NEWS

Dokter Terawan: Vaksin Nusantara Karya Anak Bangsa

Dokter Terawan: Vaksin Nusantara Karya Anak Bangsa
Terawan Agus Putranto (Dok tangkapan layar KompasTV)

ASKARA - Mantan Menteri Kesehatan, Prof. Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp.Rad(K) mengakui jika ada kerja sama dengan pihak lain dalam hal ini Amerika Serikat dalam pengembangan Vaksin Nusantara.  

Namun demikian, Terawan menegaskan, Vaksin Nusantara merupakan karya anak bangsa Indonesia. 

"Lho iya (memang ada kerja sama). Kerja sama ini harus dilakukan dan itu harus secara terbuka. Dari dulu kita juga bilang kita kerja sama, meskipun dalam hal ini kita mengerjakan sendiri," ungkap Terawan, dalam perbincangan di program Ekslusif Rosi di KompasTV, Kamis malam (7/7).

Menurut Terawan, kerja sama dalam dunia medis adalah hal yang lumrah dilakukan. Kata dia, semua vaksin dan sebagian produk medis yang dipakai di dunia adalah proses kerja sama.

"Jadi ini karya (anak bangsa), harus kerja sama. Nggak ada orang bisa mandiri karena itu politik dunia. Dan kerja sama itu bisa membanggakan. Lho kalau negara besar mau kerja sama dengan kita, artinya apa? Kita dianggap punya kemampuan," tutur Terawan. 

Terawan mengakui, dalam pengembangan Vaksin Nusantara beberapa bahannya memang harus diimpor dari luar negeri. Menurutnya, jika semua komponen pengembangan Vaksin Nusantara dipaksakan dari dalam negeri, maka tidak tercipta efisiensi.

Namun demikian, meski ada komponen atau bahan baku Vaksin Nusantara didatangkan dari negara lain, Vaksin Nusantara berasal dari Indonesia.

"Jadi, tidak boleh kita seolah-olah kalau karya anak bangsa itu produksinya betul-betul mulai dari bahan semua dihasilkan sendiri, ini tidak efisien. Efisiensi nggak ada. Dan itulah manajemen. Manajemen itu harus efisiensi. Mana yang bisa diproduksi sendiri sehingga bisa efisien, mana yang harus diproduksi tempat lain supaya lebih efisiensi," jelasnya.

Terawan mencontohkan beberapa alat kesehatan buatan Jerman, seperti CT-Scan. Meskipun Jerman merakit alatnya sampai jadi, negara itu juga mengimpor bahan baku CT-Scan. Proses yang sama juga berlaku untuk pembuatan Vaksin Nusantara.

"Vaksin Nusantara namanya dari mana? Dari Indonesia. Ya, ini produk anak bangsa. Jadi di mana kita mampu mengakses semua hal dengan baik, entah dari mana datangnya, dan mampu kita hasilkan jadi sebuah karya, itu namanya karya kita. Karya bangsa," tegas Terawan. 

Terawan juga mengingatkan, kerja sama dengan Amerika Serikat yang notabene merupakan negara maju menjadi kebanggaan tersendiri. Artinya, Indonesia dipercaya sebagai mitra kerja sama.

"Kerja sama itu bisa membanggakan. Lho kalau negara besar mau kerja sama dengan kita, artinya apa? Kita dianggap punya kemampuan. Apa salah menyusun karangan bunga, bunganya dari mana-mana. Itu karya, bukan? Itu namanya karya kita," tandasnya. 

Komentar