Selasa, 23 April 2024 | 07:43
NEWS

Mahfud MD Sebut Demonstrasi Turunkan Jokowi Cuma Ramai di Medsos

Mahfud MD Sebut Demonstrasi Turunkan Jokowi Cuma Ramai di Medsos
Mahfud MD (Istimewa)

ASKARA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Mahfud MD berpandangan, aksi demonstrasi lebih ramai di media sosial dibandingkan aksi di lapangan. 

Hal itu diungkapkan Mahfud MD dalam Rapat Koordinasi dengan Penjabat Kepala Daerah di Kantor Kemendagri, Jakarta Pusat, Kamis (16/6).

"Unjuk rasa lebih ramai di medsos daripada faktanya," ujar Mahfud. 

Dia memberi contoh, rencana demonstrasi bertajuk 'Jokowi End Game' pada Juli 2021 lalu yang ramai di media sosial. Namun, aksi itu justru batal terjadi.

Padahal, kata Mahfud, para menteri yang mengurusi politik dan keamanan negara sampai menggelar rapat untuk merespons rencana demonstrasi tersebut.

"Jokowi End Game ramai di medsos, ya kami rapat dengan menteri di bidang Polkam. kumpulkan semua. Ini apa sih? Betul, nggak ada apa-apa. Cuma ramai di medsos," ungkapnya.

Mahfud juga bercerita terkait rencana demonstrasi dengan tema pelengseran Jokowi lainnya. Namun, pada kenyataannya Jokowi sampai sekarang masih menjabat sebagai presiden.

Mahfud meyakini kesadaran masyarakat Indonesia sudah mulai tumbuh. Salah satu indikatornya masyarakat banyak yang memahami terkait pengaruh medsos.

"Artinya apa? Kesadaran masyarakat ini sudah mulai tumbuh. Bahwa medsos masih merajalela, itulah tugas kita," tandasnya.

 

Komentar