Gunung Anak Krakatau Meletus, Wisatawan dan Nelayan Dilarang Mendekat
ASKARA - Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda kembali mengalami erupsi atau letusan dengan mengeluarkan lava pijar dan abu vulkanik setinggi 500 meter, pada Kamis malam (9/6).
Dari rekaman CCTV, Gunung Anak Krakatau terlihat tertutup kabut 0-III Sementara, untuk asap di kawah tidak teramati dari CCTV.
Data Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat, sejak Kamis malam Gunung Anak Krakatau sudah mengalami 15 kali gempa dengan rincian 1 kali gempa letusan dengan amplitudo 55 mm.
Sedangkan, gempa hembusan dengan amplitudo 6-20 mm untuk lama gempa 13-56 detik, 1 kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 7 mm dan 1 kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 2-30 mm.
Gunung Anak Krakatau masih dalam level 3 atau waspada. Wisatawan dan nelayan dilarang mendekat dalam radius 2 kilometer dari puncak kawah.

Komentar