Rabu, 25 Mei 2022 | 08:18
NEWS

Ganjar Bakal Bangun Pelabuhan Hortikultura Pertama, Izinnya Sudah Sampai Kemenkumham

Ganjar Bakal Bangun Pelabuhan Hortikultura Pertama, Izinnya Sudah Sampai Kemenkumham
Ganjar Pranowo (Dok Humas Pemprov Jateng)

ASKARA - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyampaikan gagasan untuk membangun pelabuhan hortikultura pertama di daerahnya. 

Hal itu disampaikan Ganjar saat menghadiri rapat paripurna DPRD Jateng untuk mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Tata Kelola dan Pemasaran Ekspor Produk Pertanian, Peternakan, Perikanan dan UMKM dari Komisi B, Jumat (13/5). 

Dikatakan Ganjar, jika pelabuhan hortikultura bisa direalisasikan, maka kegiatan ekspor hasil pertanian, peternakan dan perikanan Jateng dapat mengalami peningkatan. 

Hal itu juga akan menaikkan pendapatan di sektor usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
 
"Sejalan dengan DPRD Provinsi Jawa Tengah yang mendorong produk-produk pertanian perikanan UMKM kita bisa go ekspor," kata Ganjar di Gedung DPRD Jawa Tengah, dikutip Sabtu (14/5). 

Ganjar mengaku akan berupaya mewujudkan pelabuhan hortikultura dengan melakukan komunikasi ke pemerintah pusat yang proses perizinannya sudah sampai di Kemenkumham.

Ganjar berharap, proses yang sedang berjalan bisa berlangsung lancar dan cepat. Sehingga persiapan sarana prasarana, sumber daya hingga infrastruktur bisa disiapkan dengan matang.

"Kita butuh izin aja dari Kementerian Pertanian dan kemarin kita sudah komunikasi ke Pak Mentan dan sekarang lagi proses di Kemenkumham. Harapan saya bisa cepat karena itu tidak hanya butuh regulasinya, tapi juga butuh persiapan infrastrukturnya," terang Ganjar.

Sejalan dengan Raperda yang baru saja disahkan, Ganjar mengatakan pihaknya siap memberikan fasilitas untuk mendukung kegiatan masyarakat di banyak sektor. Salah satunya, dengan memberikan pendampingan dan pelatihan kepada petani, nelayan, peternak, hingga pelaku UMKM.

"Termasuk tadi disampaikan ada pendampingan para pelakunya. Ya petaninya, nelayannya, peternaknya, UMKM-nya, jadi sudah inline-lah dan dikuatkan dengan perda menurut saya itu sangat bagus," ujarnya.

Di sisi lain, Ganjar menyampaikan penjualan produk UMKM di Jawa Tengah pada tahun 2022 mengalami peningkatan hingga 100 persen. Bahkan, ekspor produk sudah menjangkau benua Asia sampai Eropa seperti Jepang dan Belgia.
 

Komentar