Rabu, 22 Juli 2026 | 22:37
MILITER

Pasukan TNI dengan Motto Cepat Senyap Tepat dari Kaltim Dikirim ke Papua

Pasukan TNI dengan Motto Cepat Senyap Tepat dari Kaltim Dikirim ke Papua
Pasukan Raider (Dok Istimewa)

ASKARA - Persiapan prajurit Batalion Infanteri Raider 600 Modang yang akan diberangkatkan untuk bertugas ke Papua ditinjau langsung Panglima Kodam VI/Mulawarman, Mayor Jenderal TNI Teguh Pudjo Rumekso. 

Teguh menemui dan melihat kesiapan prajurit di markas komando mereka di Manggar, Kalimantan Timur, Selasa (26/4). 

Dalam kesempatan itu, Teguh mengingatkan jangan sampai ada kerugian personel maupun materiil yang disebabkan kelalaian dan kecerobohan sendiri. 

“Gunakan ilmu dan latihan yang sudah diberikan untuk menyukseskan semua penugasan yang diberikan,” kata Teguh Pudjo Rumekso. 

Sebelum ini, seluruh prajurit sudah menjalani latihan fisik, mental, dan latihan-latihan teknis militer sesuai kondisi medan dan keadaan di Papua. 

Komandan Batalion Infantri Raider 600 Modang Mayor Infanteri Kurniawan H Arridho menyatakan selain kesiapan personel, prajurit TNI juga didukung kesiapan peralatan perlengkapan. 

“Kami sudah siap melaksanakan tugas, sebagai personel prajurit maupun satuan,” kata dia.

Kesempatan kunjungan ini juga digunakan Rumekso bertegur sapa dengan prajurit, selain menanam pohon sawo kecik di kompleks markas komando pasukan itu. 

Prajurit raider termasuk sebagai pasukan infanteri elite. Sesuai namanya, raider atau penyergap, pasukan ini membawa motto Cepat Senyap Tepat.

Seorang prajurit infanteri biasa dengan baret hijau harus menjalani sedikitnya enam bulan latihan di bawah komando pasukan khusus sebelum akhirnya berhak mengenakan baret hijau gelap raider.

Pasukan raider yang dibentuk tahun 2004 saat kepemimpinan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Ryamizard Ryacudu juga berkemampuan perang antiteror dan antigerilya. 

Setiap Kodam memiliki satu batalion ini, yang dilatih secara terintegrasi dan sangat intensif melalui program khusus pembentukan. 

Satuan-satuan baru di tiap kodam itu masih ditambah beberapa Batalion Infanteri Raiders yang direkrut dari batalion infanteri Kostrad. 

Adapun peresmian Batalion Infantri Raiders ini dilaksanakan di Jalan Benyamin Suaeb bekas landas pacu Bandara Internasional Kemayoran, Jakarta, pada Hari Bhakti Kartika TNI AD 2004. 

Sebagian prajurit raider dari Batalion Infanteri 600 Modang ini juga berpengalaman latihan bersama tentara Angkatan Darat Amerika Serikat. 

Pada 2021 mereka berlatih bersama dalam Operasi Garuda Shield 2021, berupa pendaratan pantai, di mana pasukan diturunkan dari perahu karet beberapa ratus meter dari pantai, dan mengendap-ngendap menuju daratan sebelum menyergap musuh yang tidak sadar sedang dikepung dan dibidik. (ant/jpnn)

Komentar