Rabu, 17 Juni 2026 | 21:25
SELEBRITAS

Dorce Gamalama Minta Dimakamkan Secara Perempuan, Begini Penjelasan Gus Miftah

Dorce Gamalama Minta Dimakamkan Secara Perempuan, Begini Penjelasan Gus Miftah
Dorce Gamalama (Wowkeren.com)

ASKARA - Penceramah Gus Miftah menanggapi wasiat yang disampaikan Dorce Gamalama kepada ahli warisnya. 

Namun, sebelumnya Gus Miftah mendoakan agar Dorce segera diberi kesembuhan. 

"Pertama, saya mendoakan Bunda Dorce sembuh, kondisinya membaik dan kembali beraktivitas,” doa Gus Miftah menukil kanal YouTube OFFICIAL NITNOT, ditulis Sabtu (29/1).  

Menurut Gus Miftah, dia sudah mendengar wasiat Dorce kepada ahli warisnya. Salah satunya untuk tak perlu diadakan selamatan 40 hari, dan memakamkannya secara perempuan. 

"Saya dengar ada beberapa wasiat. Salah satu yang saya dengar itu nggak usah ada upacara doa tahlil 40 hari, yang kedua soal dia minta untuk dimakamkan secara perempuan,” tutur Pimpinan Ponpes Ora Aji itu.

Gus Miftah menyatakan jika dirinya akan mencoba menelaahnya secara hukum Islam. 

“Jadi begini, kita lihat dulu status transgender dalam Islam. Jadi, ini memang sangat kontroversi ya, artinya persoalan transgender ini menjadi diskusi yang tidak pernah ada ending-nya, terusss ada diskusi itu,” ungkap Gus Miftah. 

“Jadi yang pertama, dalam Surat Al Hujurat itu, Allah menciptakan kelamin itu cuma ada dua, jadi jenis laki-laki dan perempuan. Kemudian dalam fiqh itu ada jenis kelamin yang ketiga namanya, Khunsa,” imbuh dia.

Dikatakan Gus Miftah, khunsa adalah orang yang dalam tanda kutip berjenis kelamin dua, cewek atau cowok. 

”Persoalannya adalah dia mau dijadikan cewek atau cowok itu harus dengan analisa medis,” ulasnya. 

Nah, dalam kasus Dorce, pria 40 tahun ini melihat, secara fiqh dia tetap sebagai seorang laki-laki. 

“Artinya, pengebumiannya sepanjang yang saya tahu, yaitu kembali ke kodrat asal dulu dia dilahirkan. Artinya kalau dulu dia dilahirkan dalam keadaan laki-laki ya sebaiknya, seyogyanya juga dimakamkan dalam keadaan laki-laki," tegasnya. 

“Secara fiqh saya pikir tetap kembali ke kodratnya. Kodratnya dia laki-laki, ya, dimakamkan dengan cara laki-laki,” kata Gus Miftah.(jpnn)

Komentar