Resep Mengolah Ikan Patin Menjadi Masakan Lezat
ASKARA - Berbagai varian masakan di Indonesia menggunakan bahan-bahan yang menjadi kekayaan Nusantara banyak ditemukan.
Salah satunya, mengolah ikan patin menjadi masakan lezat. Namun, Anda harus tahu cara mengolahnya biar hasilnya tidak amis dan bau tanah.
Silakan simak resep bagaimana mengolah si Patin agar enak, tidak amis dan bau tanah ambyar. Mirip-mirip pindang Patin dari Palembang.
Bahan-bahannya:
Ikan Patin 1 ekor kira-kira 500 gram.
Jeruk nipis 1 buah & garam secukupnya untuk marinade.
Air asam jawa 2 sendok makan (kalau suka asem dilebihkan).
Tomat ceri 10 buah, dibelah 2
Jahe secukupnya kira-kira setengah ruas jari (biar enggak pahit).
Bawang merah 7 siung.
Bawah putih 2 siung.
Kunyit 1,5 ruas jari.
Laos 1,5 ruas jari.
Cabai merah besar 2 buah.
Cabai keriting merah 5 buah (kalau ingin pedas boleh ditambah tergantung selera).
Sereh 1 buah ukuran besar digeprek.
Daun salam 2 lembar.
Kecap asin 2 sendok makan.
Terasi yang dibakar 1 sendok teh.
Gula pasir 1 sendok teh.
Garam 1 sendok makan.
Kaldu bubuk 1 sendok teh.
Bahan garnis:
Tomat hijau 1 buah
Cabai rawit utuh sesuai selera
Daun kemangi sesuai selera
Cara membuat:
1. Ikan Patin yang sudah dicuci bersih dipotong empat kemudian marinade dengan garam dan jeruk nipis. Biar tidak amis dan tidak bau tanah lebih bagus marinade minimal 1 jam di kulkas.
2. Haluskan semua bumbu (tidak usah terlalu halus ya) kecuali tomat ceri, sereh, dan daun salam.
3. Rebus air kira-kira 3 gelas sampai mendidih. Kemudian masukkan bumbu halus, sereh, daun salam, dan tomat cerinya.
4. Setelah kelihatan tomat cerinya lembek, masukkan kecap asin, gula pasir, kaldu bubuk, terasi bakar. Diaduk-aduk sampai merata dan tes rasa. Kalau kurang asam tambahkan air asam jawanya. Kurang asin tambah garam.
5. Kalau rasanya sudah oke masukkan ikannya di dalam air bumbu yang mendidih. Kira-kira 3 menit kemudian masukkan cabai rawit utuh dan tomat hijau.
Ikan Patin ini mudah matang jadi tidak perlu lama-lama memasaknya. Terakhir masukkan daun kemanginya dan sajikan.(jpnn)

Komentar