Minggu, 19 Mei 2024 | 03:35
NEWS

Densus 88 Kembali Bekuk Terduga Teroris, Fadli Zon: Mau Teror Siapa? Uruslah "KKB" di Papua

Densus 88 Kembali Bekuk Terduga Teroris, Fadli Zon: Mau Teror Siapa? Uruslah
Fadli Zon (Dok Twitter)

ASKARA - Sebanyak 5 orang terduga teroris kembali dibekuk tim dari Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri Jawa Timur yang disebut tergabung dalam kelompok Jamaah Islamiyah (JI).

"Hasil pelaksanaan kegiatan penangkapan terhadap lima tersangka tindak pidana terorisme di wilayah Jawa Timur," ujar Kepala Bantuan Operasi Densus 88 Polri, Kombes Aswin Siregar dalam keterangan tertulis, Selasa (9/11). 

Lima terduga teroris tersebut masing-masing berinisial BA, AS, RH, AN dan MA yang ditangkap di beberapa lokasi di Jawa Timur, Selasa (9/11) dinihari.

"BA itu ditangkap di Bojonegoro, kemudian AS di Gresik. Sementara RH ditangkap di Kediri. Untuk AN ditangkap di Kediri dan MA di Sumenep," terang Aswin.

Aswin menjelaskan, ketiganya memiliki peranan yang berbeda dalam kelompok Jamaah Islamiyah (JI). Terduga teroris BA merupakan POK JI bagian koordinator daerah Bojonegoro serta merupakan orang kepercayaan Abu Fatih.

"Dia juga pernah memberikan paket berisi senjata M16 ke tersangka berinisial HP yang sudah ditangkap sebelumnya," kata Aswin.

Sementara, AS terlibat sebagai Instruktur Latihan Jasadiyah (Tactical, Survival dan Menembak PCP serta rakitan) Takwiyah Cubanrois dan Cemoro Kandang. Selain itu, dia juga merupakan Ketua Koordinator Daerah Surabaya Masa JI Darurat (Tim Lajnah).

"Sementara untuk RH alias AH ini keterlibatannya sebagai fasilitator pengamanan madlubin (pelarian) atas nama J dan IR ke Jambi, menjadi koordinator keberangkatan Justin dari Kediri ke Jambi di tahun 2020, menjabat sebagai pengasuh di LPDU (Lembaga Pemberdayaan Dana Umat) Baitul Hikmah Kediri serta terkoneksi dengan AG alias HA Jambi," jelas Aswin.

Selanjutnya, AN terlibat sebagai fasilitator pengamanan madlubin atas nama Justin dan Ibnu Rois ke Jambi. Dan, menjadi pengasuh di LPBU Baitul Hikmah Kediri. Sementara untuk MA, terlibat dalam struktur organisasi JI sebagai koordinator daerah Sumenep Madura. 

Kelima tersangka teroris kini telah diamankan dan tengah dalam proses interogasi lebih lanjut terkait dengan aksi terorisme.

Berbagai penangkapan oleh Densus 88 Antiteror terhadap terduga teroris tersebut mendapat respons dari Anggota DPR RI, Fadli Zon.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu justru mempertanyakan, apa yang diteror orang yang ditangkap tersebut.

"Hampir tiap hari tangkap teroris, apa yang diteror? Mau teror siapa?" tanya Fadli Zon.

Fadli Zon kemudian memberi contoh tindakan terorisme di luar negeri.

"Kalau di luar negeri biasanya teroris ngaku apa tujuan n kehendaknya. Ini malah melawan kotak amal dan kurma. Uruslah "KKB" di Papua," tegasnya.

Komentar