Rabu, 17 Juni 2026 | 16:40
NEWS

Biar Wisatawan Datang, Gubernur Kepri Hapus Tes PCR

Biar Wisatawan Datang, Gubernur Kepri Hapus Tes PCR
Ilustrasi. (Net)

ASKARA - Provinsi Kepulauan Riau mengusulkan kepada pemerintah pusat untuk perjalanan luar daerah cukup memakai tes usap antigen, agar wisatawan domestik dari provinsi lain bisa segera datang ke wilayah itu.

"Kita usulkan tes usap PCR diganti tes usap antigen supaya tak mahal dan semua orang bisa datang lagi ke Kepri. Tapi harus dipastikan COVID-19 melandai," kata Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad, di Tanjungpinang, Kamis (30/9/2021).

Menurutnya, saat ini Kepri perlu melakukan antisipasi. Mengingat negara tetangga Singapura mengalami penambahan kasus harian COVID-19 hingga lebih dari 2.200 konfirmasi dalam satu hari. Ansar juga mengaku telah menugaskan dua personel satgas untuk memantau kasus COVID-19 di seluruh kabupaten dan kota setempat.

"Dua satgas saya tugaskan masing-masing di kabupaten/kota. Mengawasi setiap hari tracing, BOR supaya kita jangan kecolongan lagi," katanya.

Ansar berharap, pada 4 Oktober 2021 nanti Kepri bisa turun ke Level 2 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Apalagi COVID-19 di Kepri mulai melandai. Sampai saat ini, jumlah kasus aktif tersisa 260 orang. Selain itu, positivity rate juga cukup baik yaitu 1,83 persen. Kemudian keterisian tempat tidur di rumah sakit (BOR) juga terus turun yaitu 4,75 persen per 29 September 2021.

"Seluruh kabupaten dan kota di Kepri juga kini sudah berada pada zona kuning," katanya.

Namun demikian, Ansar mengimbau masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan dan segera ikut vaksinasi jika belum disuntik vaksin, guna mengendalikan penyebaran COVID-19.

Komentar