Rabu, 29 September 2021 | 00:34
NEWS

Ternyata, Ini Alasan Keluarga Akidi Tio Hibahkan Dana Rp2 Triliun di Sumsel

Ternyata, Ini Alasan Keluarga Akidi Tio Hibahkan Dana Rp2 Triliun di Sumsel
Bantuan dari Almarhum Akidi Tio sebesar Rp2 Triliun (Dok Istimewa)

ASKARA - Perwakilan keluarga almarhum Akidi Tio mengungkapkan alasan memberikan hibah dana sebesar Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumatra Selatan (Sumsel).

Hardi Darmawan berharap, bantuan yang diberikan tersebut dapat menginspirasi kepada orang lain untuk turut berbagi ke sesama. Menurut Hardi, saat ini banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan akibat dampak dari pandemi covid-19.

"Keluarga almarhum Akidi Tio ingin bantuan yang diberikan ini menjadi inspirasi dan dorongan agar orang lain yang mampu untuk bersama-sama berbuat baik untuk membantu masyarakat," kata Hardi Darmawan, Selasa (27/7). 

Dikatakan Hardi, pihak keluarga Akidi Tio menyerahkan seluruhnya mekanisme bantuan tersebut digunakan untuk apa saja kepada Polda Sumsel dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel. 
 
"Kalau pesan dari keluarga terserah mau digunakan untuk keperluan apa saja. Pihak keluarga tidak mau ambil pusing soal itu," ujarnya.
 
Hardi mengakui, pada 24 Juli 2021 pihak keluarga Akidi Tio menghubungi dirinya, menyatakan hendak memberikan bantuan Rp2 triliun untuk penanganan Covid-19 di Sumsel.
 
Menurutnya, sumbangan itu diberikan lantaran pihak keluarga melihat banyak masyarakat yang meninggal dunia, susah mendapatkan kamar di rumah sakit, oksigen langka, dan tenaga kesehatan kewalahan menghadapi banyaknya pasien Covid-19.

"Saat saya mendengar bahwa keluarga almarhum Akidi Tio mau menyumbang Rp2 triliun, ya pasti sangat terkejut karena belum pernah mendengar uang sebanyak itu," ungkap Hardi. 

Hardi pun langsung menelpon Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri, yang juga terkejut mendengar sumbangan bernilai fantastis tersebut. 

Polda Sumsel membentuk tim khusus untuk mengelola bantuan Rp2 triliun dari keluarga almarhum Akidi Tio, pengusaha asal Kota Langsa, Kabupaten Aceh Timur itu. Tim khusus ini terdiri dari Polda Sumsel dan Dinas Kesehatan Sumsel.

"Tim khusus yang dibuat ini saya pastikan proses penyalurannya akan tetap sasaran dan sesuai harapan dari pihak keluarga almarhum Akidi Tio," kata Irjen Eko Indra Heri. 

Komentar