Sabtu, 04 Mei 2024 | 17:00
NEWS

Tak Ganti Uang Rp128 Juta Milik Nasabah yang Hilang, Begini Penjelasan Bank Mandiri

Tak Ganti Uang Rp128 Juta Milik Nasabah yang Hilang, Begini Penjelasan Bank Mandiri
Ilustrasi ATM (Dok Pixabay)

ASKARA - Seorang nasabah dari Bank Mandiri kehilangan uang sebesar Rp128 juta dari rekeningnya.

Namun, nasabah bernama Asrizal Ashaki (49) itu tidak mendapatkan ganti rugi dari pihak Bank Mandiri. 

Asrizal Ashaki kehilangan uangnya di tabungan sebesar Rp128 juta pada 6 Februari 2021. Saat memeriksa saldo di ATM, uangnya masih tersisa Rp128 juta.

Namun, saat hendak menarik tunai uang di daerah Blok M, Jakarta Selatan, saldonya sudah Rp0. 

Asrizal kemudian langsung menghubungi pihak Bank Mandiri untuk memblokir rekening.

Setelah itu, dia melapor ke kantor Cabang Bank Mandiri di Melawai pada 8 Februari 2021. Berdasarkan pemeriksaan rekening koran, ada dua transaksi masing-masing Rp50 juta pada tanggal 6 Februari 2021 tersebut.

Kemudian, ada beberapa kali transaksi penarikan dari ATM. Asrizal menegaskan tidak mentransfer atau menarik uang. Dia menekankan kartu ATM-nya masih disimpan di dompet kala itu.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Rudi As Atturidha menjelaskan, Asrizal diduga menjadi korban modus penukaran kartu debit dan penguasaan PIN.

Dijelaskan, kartu debit yang dimiliki Asrizal, berbeda dengan kartu debit yang terdaftar di Bank Mandiri. 

Kartu debit yang dimiliki oleh Asrizal bukanlah kartu asli dan tidak bisa digunakan untuk bertransaksi.

Dugaan ini berdasarkan pemeriksaan pengaduan nasabah. Karena itulah, Bank Mandiri tidak mengganti uang nasabah yang hilang lantaran transaksinya dianggap sah.

"Berdasarkan investigasi internal, transaksi yang disanggah merupakan transaksi yang sah dengan Kartu Mandiri Debit dan PIN yang sesuai, sehingga Bank Mandiri tidak bertanggung jawab dan tidak dapat memberikan penggantian atas dana yang hilang tersebut," ungkap Rudi, dikutip Minggu (23/5). 

Komentar