Kamis, 22 April 2021 | 02:36
TRAVELLING

Terdampak PPKM, Manohara Borobudur Sepi Kunjungan

Terdampak PPKM, Manohara Borobudur Sepi Kunjungan
Manohara Borobudur. (Ist)

ASKARA - Minimnya kunjungan wisatawan ke situs Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah juga berdampak pada tingkat reservasi dan kedatangan pengunjung di Manohara Borobudur. 

Aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro mempengaruhi sepinya reservasi itu.

"Kalau dulu sebelum pandemi ya bisa 10 sampai 20 pax setiap hari. Kalau sekarang seminggu itu ya kadang tujuh pax, kadang dua," kata GM Unit Manohara PT TWC Jamaludin Mawardi, Rabu (24/2).

Dia menyebut, para pelancong yang berkunjung rata-rata masih dari wisatawan lokal. Mereka biasanya berasal dari wilayah Jawa Tengah maupun sekitar Yogyakarta.

Pada masa liburan Imlek lalu pun lokasi itu tidak terlalu banyak dikunjungi wisatawan. Reservasi hanya berjumlah tiga pax saja meski masa libur cukup panjang.

"Saya kira sekalipun kami promosi dengan gencar, mobilitas masyarakat juga masih dibatasi. Tapi kami yakin setelah kondisi mulai membaik pelaku pariwisata tinggal menunggu saja," jelas Jamaludin.

Pandemi Covid-19 juga memaksa wisatawan untuk membatalkan reservasi mereka. Namun, jumlah itu tidak terlalu banyak. Hanya segelintir wisatawan yang terpaksa membatalkan waktu bervakansi akibat beberapa kebijakan yang dibuat pemerintah di masa pandemi. 

"Ada juga yang minta diundur, jumlahnya hanya puluhan. Kami juga beri kemudahan kalau mereka minta diundur atau dibatalkan," ujar Jamaludin.

Manohara Borobudur menawarkan sejumlah fasilitas istimewa kepada wisatawan seperti cottage, restoran, yoga serta pemandangan menarik untuk melihat Candi Borobudur dengan latar Pegunungan Menoreh yakni Bukit Dagi Abhinaya.

Pada tahun lalu dan 2021 ini, pengelola juga masih belum menerima jadwal kedatangan kapal pesiar. Pandemi Covid-19 disinyalir menjadi penyebab unit Manohara Borobudur belum menerima jadwal kunjungan.

"Kalau biasanya kan di akhir tahun ya itu. Tapi tahun lalu kami memang tidak ada dan di tahun ini belum menerima jadwal," kata Jamaludin. (industry) 

Komentar