Selasa, 02 Maret 2021 | 11:22
NEWS

Stafsus Menkes Tendang Akun Profesor dari Forum Diskusi, dokter Tirta Minta Maaf

Stafsus Menkes Tendang Akun Profesor dari Forum Diskusi, dokter Tirta Minta Maaf
Dokter Tirta (Dok Instagram)

ASKARA - Dokter sekaligus influencer, Tirta Mandira Hudhi meminta maaf secara terbuka kepada akun @sociotalker lantaran ulah stafsus Menteri Kesehatan yang mengeluarkan akun tersebut di aplikasi Clubhouse.

Permohonan maaf itu disampaikan melalui akun Twitter pribadinya. Dokter Tirta sendiri sebagai pembuat room dan moderator dalam forum yang membahas soal pariwisata di masa pandemi.

Clubhouse merupakan platform diskusi virtual dengan topik tertentu, yang nantinya dapat disaksikan secara langsung oleh pengguna lainnya. Aplikasi ini dikembangkan perusahaan software Alpha Exploration Co dan dirilis pada Maret 2020 lalu.

Forum tersebut dihadiri oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin, Menparekraf Sandiaga Uno dan sejumlah pejabat yang terkait dengan sektor pariwisata. Selain itu, sebanyak 3.500 orang berpartisipasi dalam forum itu.

"Saya atas nama pembuat room Clubhouse tadi, meminta maaf kepada @sociotalker. Ketika kesempatan beliau bertanya, tiba-tiba beliau hilang dari daftar speakers. Ternyata di-kick oleh salah satu stafsus menkes yang jadi host," kata dr Tirta di Twitter, Selasa (23/2).

Tentu kejadian sepihak mengeluarkan seseorang dari forum diskusi harus menjadi pelajaran penting. Dokter Tirta pun telah mengklarifikasi hal tersebut kepada yang bersangkutan.

"Saya langsung call, dan klarifikasi ke prof @sociotalker, kejadian ini menjadi pelajaran, nggak semua orang capable jadi host," tuturnya.

"Saya sudah jadikan nota keberatan atas hal ini ke yang bersangkutan yang kick," tambah dokter lulusan Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Aksi stafsus itu ternyata membuat Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin terkejut. Ternyata stafsus tersebut mengeluarkan akun dalam aplikasi Clubhouse itu keputusannya sendiri. 

"Saya sudah confirm, stafsus kick atas inisiatif sendiri, tadi malah Pak Menkes kaget kok tiba-tiba nggak jadi tanya, saya dan @ainunnajib mengiranya pak @sociotalker nggak ada sinyal," beber Tirta.

Dia menambahkan bahwa siapapun yang menggunakan media sosial berhak untuk menyatakan pendapat. Karenanya ketika berbeda pendapat sebaiknya diselesaikan dengan baik.

"#Clubhouse mengajari saya, semua orng bisa bersuara Tapi ga semua orng bisa mendengarkan. Apalagi tahan dengan kritikan :( Makasih," tandasnya.

Pemilik akun @sociotalker merupakan Prof Sulfikar Amir, pakar sosiologi bencana Nanyang Technological University (NTU), Singapura. 

Dia dikenal kerap mengritik pemerintah dalam menangani pandemi. Salah satunya soal program vaksinasi corona secara mandiri.

Komentar