Situs Megalitikum Gunung Padang Tetap Buka Saat Malam Tahun Baru
ASKARA - Tahun 2020 tinggal menghitung jam. Banyak orang antusias dan menyambutnya dengan sukacita, melalui sejumlah perayaan atau pesta.
Di sejumlah kota besar di dunia, malam tahun baru dirayakan dengan pesta bersama di lapangan terbuka untuk menanti detik-detik pergantian tahun.
Di saat pandemi Covid-19 sejumlah tempat wisata dinyatakan tertutup untuk umum. Namun, ada satu tempat wisata yang terbuka untuk umum dan sangat menarik dikunjungi yaitu Gunung Padang di Cianjur, Jawa Barat.

Dalam sebuah studi terbaru yang dipresentasikan pada pertemuan American Geophysical Union 2018, tim peneliti Indonesia memaparkan data-data yang menyatakan bahwa Gunung Padang merupakan struktur piramida tertua di dunia.
Penelitian mereka, yang telah dilakukan selama bertahun-tahun, mengungkapkan bahwa Gunung Padang tidak hanya bukit seperti yang biasa kita lihat, melainkan serangkaian struktur kuno dengan fondasi berasal dari sekitar 10 ribu tahun lalu (atau bahkan lebih tua).
Peneliti mengatakan, penanggalan radiokarbon menunjukkan bahwa lapisan pertama berusia 3.500 tahun, lapisan kedua 8.000 tahun, dan lapisan ketiga sekitar 9.500 hingga 28.000 tahun.
"Gunung Padang tetap buka di malam tahun baru," kata Penanggung Jawab Polisi Situs Purbakala Gunung Padang, Nanang Sukmana, Rabu (30/12).

Dikatakannya, dari atas punden berundak situs megalitikum Gunung Padang, para wisatawan dapat menyaksikan gemerlap lampu di malam hari dari Kota Cianjur dan sekitarnya.
"Para pengunjung dapat pula menyaksikan pesta kembang api di sekitaran Cianjur yang biasanya dilakukan masyarakat ketika malam pergantian tahun," ujar Nanang Sukmana.

Komentar