Selasa, 09 Juni 2026 | 07:47

PUPR Gelontorkan Rp 3,51 Triliun untuk Lima Kawasan Strategis Pariwisata

PUPR Gelontorkan Rp 3,51 Triliun untuk Lima Kawasan Strategis Pariwisata
Penataan sentra suvenir Puncak Waringin oleh Kementerian PUPR dalam rangka mendukung KSPN Labuan Bajo. (Kementerian PUPR)

ASKARA - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mengatakan, pemerintah mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur di lima kawasan strategis pariwisata nasional (KSPN) atau destinasi pariwisata superprioritas (DPSP) pada tahun depan sebesar Rp 3,51 triliun.

"Masing-masing di Danau Toba sebesar Rp 809,1 miliar kemudian Borobudur Rp 964,8 miliar, Mandalika Rp 831,5 miliar, Labuan Bajo Rp 529,4 miliar, dan Manado-Bitung-Likupang Rp 384,8 miliar," jelasnya dalam seminar daring di Jakarta, Senin (14/12).

Menteri Basuki menyampaikan, anggaran DPSP Danau Toba pada tahun depan diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur bidang sumber daya air, jalan dan jembatan, serta permukiman dan perumahan. Sedangkan anggaran untuk empat DPSP Borobudur ditujukan untuk pembangunan sumber daya air, jalan dan jembatan, serta permukiman.

Terkait anggaran pembangunan untuk Mandalika tidak hanya berkaitan dengan penyelenggaraan MotoGP 2021 yakni membangun jalan dari Bandara Internasional Lombok ke Mandalika, namun juga sampai ke sejumlah destinasi pariwisata lainnya seperti Gili Trawangan, Gunung Rinjani, dan kawasan wisata lainnya di Nusa Tenggara Barat.

"Memang ini kita tujukan untuk meningkatkan tujuan pariwisata di NTB," ujar Menteri Basuki.

Pengembangan lima KSPN, yang telah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) merupakan strategi pemerintah dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi daerah.

Terutama pada masa pandemi Covid-19, dampak pembangunan KSPN diharapkan dapat menjadi solusi tepat dalam mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional dengan memanfaatkan tenaga dan material lokal. (ant)

Komentar