Selasa, 19 Januari 2021 | 15:26
NEWS

Video Pesan Tentang Covid-19 Disebut Bukan dari Bupati Situbondo yang Meninggal

Video Pesan Tentang Covid-19 Disebut Bukan dari Bupati Situbondo yang Meninggal
Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto (tangkapan layar)

ASKARA - Video Bupati Sitobondo Dadang Wigiarto yang meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis karena terjangkit Covid-19, sejak Rabu (24/11) di RSUD dr Abdoer Rahem masih hangat diperbincangkan masyarakat. 

Sebelum menghembuskan napas terakhir, Dadang sempat membagikan pesan dalam bentuk video. Mengingatkan untuk tetap waspada terhadap bahaya virus Corona. 

Berikut bunyi pesan lengkap yang diketahui dari Bupati Situbondo Dadang Wigiarto. Intinya, pesan itu tetap menjaga protokol kesehatan dan jangan dianggap remeh tentang virus tersebut. 

"Gaess, jaga kesehatan. Jangan disepelekan tapi juga jangan takut. Ingat, Covid-19 itu ada. Aku wis tiga hari isolasi Rumah Sakit Dr. Oen Jangan disepelekan cuci tangan pakai masker. Rasane ora enak blas. Sesek, demam. Yaah. Tetap semangat jaga kesehatan semuanya. God bless you all,” kata Dadang.

Faktanya menurut salah satu akun di media sosial @infolampung_ menyatakan bahwa pesan itu disampaikan oleh seorang pasien sempat dirawat di rumah sakit yang sama dengan Bupati Situbondo Dadang Wigiarto. 

Menurutnya pengucapan yang disampaikan Dadang Wigiarto dengan keterangan dalam video yang viral tersebut tidak singkron. Karenanya cukup diragukan pesan dari mendiang Bupati Situbondo. 

"Info sebenarnya soal video ini adalah pesan-pesan dari Daniel seorang MC di kota Solo yang meninggal di RS Dr. Oen Solo karena Covid 19 beberapa waktu yang lalu," tulis akun Instagram @infolampung_, Jumat (27/11).

Kabarnya video itu dibuat sebelum Daniel meninggal dunia. Kendati demikian, pesan yang disampaikan oleh orang itu sangat bermanfaat. Sehingga masyarakat lebih disiplin terapkan protokol kesehatan. 

"Selamat jalan om Daniel terima kasih sudah mengingatkan kepada kami dengan video mu ini om. Semoga diterima semua amal ibadahmu dan di maafkan semua dosa-dosamu om Daniel," tuturnya. 

"Pesan-pesannya tentang Covid-19 mau percaya atau tidak soal Covid-19. Kembali ke masing-masing individu yang penting jaga kesehatan patuhi protokol kesehatan," tambahnya. 

 

Komentar