Mengasah Kemampuan Menembak Personel Bakamla RI dengan Senjata Laras Panjang dan Pendek
ASKARA - Direktorat Latihan Bakamla RI kembali menggelar Latihan Menembak, di Pusdiklat Polair, Pondok Dayung, Jakarta Utara, Rabu (4/11). Latihan ini tak lain adalah untuk memperkaya dan menjamin kemampuan para personel Bakamla RI dalam kondisi yang prima.
Kali ini, latihan menembak yang diikuti perwakilan personel Bakamla RI dari seluruh wilayah Indonesia menggunakan senjata laras panjang dan pendek.
Latihan diawali pembukaan oleh Direktur Latihan Bakamla RI, Laksma Bakamla Sandy M. Latief dan juga dihadiri Kepala Pusdik Polair, Kombes Jemmy Rosdiantoro, yang menyampaikan bahwa kemampuan menembak personel harus diasah dan terus dilakukan secara berkala.
Tidak hanya visible skill (kemampuan yang terlihat) seperti sikap menembak, dan ketepatan membidik sasaran, namun invisible skill (kemampuan yang tidak terlihat) seperti kondisi psikologis personel yang dipersenjatai, juga sangat perlu untuk dijaga dengan baik.
"Sehingga latihan tidak hanya selesai di lapangan tembak ini, namun masih dilanjutkan dengan tes psikologi bagi personel," kata Laksma Sandy, melalui keterangan tertulis, Kamis (5/11).
Kegiatan pembukaan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta secara simbolis oleh Laksma Sandy.
Kegiatan latihan yang dipandu oleh Kompol Capt. Edward Jufri beserta jajaran pelatih berjalan dengan lancar dan menyenangkan.
"Terlepas dari seberapa seringnya personel mengoperasikan senjata, latihan rutin sangat dibutuhkan untuk menyempurnakan teknik menembak yang dimiliki," ucap Kompol Jufri.

Komentar