Sabtu, 13 Juni 2026 | 01:58
CULINARY

Kulineran Sambil Belajar Sejarah di Resto Inggil

Kulineran Sambil Belajar Sejarah di Resto Inggil
Koleksi Topeng di Resto Inggil. (IG/amazingmalang)

ASKARA - Resto Inggil atau disebut juga Inggil Museum Resto berada Jalan Gajah Mada Nomor 4, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang. 

Cukup mudah untuk menemukan rumah makan yang satu ini karena tidak jauh dari Alun-alun Tugu dan Stasiun Malang Kota Baru. Kamu bisa menggunakan berbagai moda transportasi menuju lokasi. Bagi yang membawa kendaraan pribadi terdapat lahan parkir yang meskipun tidak luas tetapi cukup teduh.

Tampak luar bangunan ini memiliki gaya zaman dahulu dan didominasi warna hijau. Sebelum memasuki resto terlihat banyak foto di dinding. Foto-foto tersebut merupakan potret Malang tempo dulu.

Inilah salah satu alasan disebut sebagai museum resto. Terdapat benda-benda antik seperti mesin ketik, telepon, pemutar piringan hitam dan masih banyak koleksi oleh pemilik yang dipajang sebagai bagian dari interior. Hal ini menimbulkan kesan kita sedang berada dalam museum.

Ruangan paling depan memiliki ratusan koleksi kaset pita pada dua sisi dindingnya. Masuk melewati lorong, kamu bisa menemukan lagi foto-foto Kota Malang zaman dahulu, ada juga koleksi mata uang. Lebih unik lagi, terdapat berbagai merek rokok kretek yang jumlahnya ratusan.

Pada bagian kanan lorong terdapat ruang yang bisa digunakan pengunjung untuk menikmati hidangan. Kali ini berisi mesin ketik lama, dindingnya pun dipenuhi bingkai dokumen-dokumen yang kertasnya sudah menguning yang semakin memberikan kesan zaman dahulu.

Menuju bagian utama resto, dari kejauhan kamu sudah bisa melihat ikon Resto Inggil yaitu topeng-topeng yang dipajang tepat setelah melewati pintu.

Bagian utama resto adalah yang terluas. Di sini terdapat beberapa meja dan kursi panjang serta pilihan tempat duduk ala lesehan yang dibuat bersekat. Masih sama seperti bagian depan, banyak juga dipajang barang-barang antik seperti mesin jahit dan kamera. Namun, bagian utama lebih banyak memanfaatkan bambu dalam memunculkan suasana tradisional. Pada bagian paling ujung ruangan terdapat semacam panggung pertunjukan. Lengkap dengan gamelan dan wayang.

Semua pelayan Resto Inggil menggunakan pakaian adat Jawa Timuran, kebaya bagi perempuan dan beskap lengkap dengan blangkon bagi laki-laki. Semua nampak rapi dan selaras dengan konsep resto.

Dilansir Travelingyuk, Resto Inggil menyediakan berbagai menu makanan Indonesia yang bisa disantap sambil merasakan suasana zaman dulu. Ada berbagai olahan ayam dan ikan, mulai dari digoreng biasa, asam manis hingga bakar. Ada pula jajanan seperti tahu petis dan pisang goreng. Dalam penyajian, menu aneka sambal diletakkan di atas cobek dan nasinya disajikan dalam bakul.

Banyak pilihan menu yang bisa dipesan. Harga yang dibanderol cukup bersahabat dengan kantong dan tentunya enak. Mulai dari Rp 7000 hingga Rp 72.000 untuk menu seperti rawon buntut. Beberapa menu disajikan dalam porsi yang bisa dinikmati bersama teman maupun keluarga.

Bagi kalian yang mengunjungi Kota Malang apalagi dengan waktu terbatas pastikan untuk mampir dan menikmati nuansa khas tempo dulu di Resto Inggil. Di bagian depan resto juga memiliki toko sovenir sehingga sangat cocok untuk yang mencari oleh-oleh setelah berkunjung ke Kota Malang.

Komentar