Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:04
NEWS

Ada Kontak Tembak di Intan Jaya, Satu Prajurit Gugur

Ada Kontak Tembak di Intan Jaya, Satu Prajurit Gugur
Kapendam XVII Cenderawasih Letkol Arm Reza Nut Patria. (Antara)

ASKARA - Satu prajurit TNI gugur setelah terlibat kontak tembak dengan kelompok kriminal di sekitar Koramil Persiapan Hipadipa, Kabupaten Intan Jaya, Papua, Sabtu (19/9). 

Kepala Pendam XVII Cenderawasih Letkol Arm Reza Nur Patria menuturkan, prajurit yang gugur ialah Pratu Dwi Akbar Utomo yang tergabung dalam satuan tugas bawah kendali operasi (BKO) aparat teritorial. 

Dia menjelaskan, korban yang merupakan anggota Yonif 711/RKS/Brigif 22/OTA Kodam XIII/MDK yang di-BKO ke Kodam XVII Cenderawasih meninggal akibat luka tembak.

Dalam kontak tembak yang terjadi pukul 13.20 WIT itu menyebabkan korban tertembak dan sempat dibawa ke Puskesmas Sugapa.

"Aparat keamanan gabungan TNI dan Polri saat ini melaksanakan penyisiran di sekitar tempat kejadian," kata Letkol Arm Reza Nur Patria.

Dia menambahkan, Satgas Apter yang bertugas di Papua akan menyiapkan koramil dan kodim baru. 

"Pembentukan kodim dan koramil dalam rangka membantu pemerintah daerah melaksanakan pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua," jelas Letkol Arm Reza Nur Patria. 

Pada September ini, tercatat tiga kasus penyerangan dan penembakan terhadap warga sipil dan TNI hingga menewaskan dua anggota TNI-AD dan satu warga sipil serta dua sipil lainnya terluka.

Adapun nama-nama korban yaitu pada Selasa (15/9) dua tukang ojek terluka, Kamis (17/9) dua orang meninggal yakni Serka Sahlan dan Badawi yang berprofesi tukang ojek, serta hari ini kembali terjadi kontak tembak yang menewaskan Pratu Dwi Akbar Utomo. (antara/jpnn)

Komentar