Kamis, 18 Juni 2026 | 17:26
NEWS

Januari-Agustus 2020, Banjir Jadi Bencana Alam Mematikan

Januari-Agustus 2020, Banjir Jadi Bencana Alam Mematikan
Ilustrasi Banjir (Farah Magazine)

ASKARA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan bahwa banjir menjadi bencana alam paling mematikan dari Januari hingga Agustus 2020. Lebih dari 100 jiwa meninggal dan 17 lainnya hilang.

Bahkan banjir merupakan bencana alam yang dominan terjadi hingga Agustus 2020. BNPB mencatat 726 kejadian banjir mengakibatkan lebih dari 2,8 juta mengungsi sampai dengan 30 Agustus 2020. 

Bencana itu masih melanda wilayah di Tanah Air meskipun sudah memasuki bulan kedelapan, seperti banjir di Kabupaten Agam, Sumatera Barat pada Minggu (30/8/2020). 

Banjir mengakibatkan kerugian pada sektor perumahan rumah hingga ratusan ribu unit, dengan rincian rusak berat 4.581 unit, rusak sedang 2.784, rusak ringan 9.833 dan terendam 540.739.

Sedangkan infrastuktur fasilitas umum, kerusakan fasilitas pendidikan 496 unit, peribadatan 581, kesehatan 112, perkantoran 109 dan jembatan 299. 

"Banjir menjadi salah satu bencana hidrometeorologi yang mendominasi kejadian bencana hingga Agustus," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan, Raditya Jati dalam keterangannya, Senin (31/8/2020).

BNPB mengidentifikasi 1.927 kejadian bencana alam dari Januari hingga Agustus 2020. Sebanyak 99 persen merupakan bencana hidrometerologi, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, angin puting beliung dan kekeringan. 

"Jumlah kejadian bencana tersebut mengakibatkan 290 orang meninggal dunia dan hilang, 421 mengalami luka-luka dan 3,8 juta mengungsi," bebernya. 

Berikut jumlah kejadian berdasarkan jenis bencana alam hingga bulan kedelapan, banjir 726 kejadian, puting beliung 521, tanah longsor 367, kebakaran hutan dan lahan 256, gelombang pasang dan abrasi 24, kekeringan 16, gempa bumi 12 dan erupsi gunung api 5. 

Sementara itu, bencana geologi, seperti gempa bumi, perlu menjadi perhatian bersama. Di tengah pandemi Covid-19, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat total kejadian gempa 804 kali selama Agustus 2020. 

 

Komentar