Rabu, 22 Juli 2026 | 05:28
COMMUNITY

Emak Jujun Diteror Mahluk Astral, Meja dan Kursi Terbang Sendiri

Emak Jujun Diteror Mahluk Astral, Meja dan Kursi Terbang Sendiri
Ilustrasi mahluk gaib (Dok Pixabay)

ASKARA - Rumah Emak Jujun di Kampung Citengkor RT 03/10, Desa Sukabakti, Naringgul, Cianjur disatroni mahluk halus.

Sebanyak 10 ustaz dikerahkan untuk mengusir mahluk halus itu dengan car berdoa dan zikir bersama di luar rumah. 

Jalanan dekat rumah Emak Jujun pun dipadati ratusan warga yang ingin menyaksikan detik-detik pengusiran makhluk halus yang sempat meresahkan warga.

Awal dari gangguan makhluk halus itu diceritakan penghuni rumah, Yanih yang mendapati meja dan kursi di ruang makannya bergerak sendiri, berpindah dari tempat asal. 

Makin hari, gangguan semakin menakutkan. Meja dan kursi yang semula hanya bergeser, beberapa kali terbang dan terbanting. Bahkan kaki meja sampai patah.

"Awalnya gerak sendiri, bergeser, sempat terbang dan terbanting. Makanya ada yang rusak. Sama saudara sampai sempat diikat tali pakai kawat yang dililitkan ke paku biar tidak bergeser atau terbang lagi," ungkap Yanih.

Hal mistis yang meneror Yanih dan keluarganya ini memang tak menampakkan wujud. Namun, sesekali penampakan berupa sekelebat bayangan, kerap terlihat di kamar dan ruang tamu.

Emak Jujun (67), ibu Yanih, pernah mengalami gangguan di rumah tersebut. Emak Jujun yang sedang memasak dibuat kaget dan merinding, sebab api di tungku tiba-tiba mati.

"Selain itu kepala Emak tiba-tiba ada yang melempar pakai perabotan masak," kata Emak Jujun.

Ironinya, bukan hanya penghuni rumah yang menyaksikan gangguan makhluk gaib tersebut. Sebab, warga sekitar pun ternyata pernah menyaksikan langsung kejanggalan dan gangguan di rumah Yanih.

Puncaknya terjadi setelah pemilik rumah menggelar pengajian sebab ada anggota keluarga yang merantau, pulang ke rumah, Minggu (28/6) malam.

Setelah warga bubar pengajian, makhluk halus itu merusak barang barang perabotan rumah seperti merusak pintu rumah dan engsel pintu dengan mencabut paku yang menempel.

Sontak pemilik rumah berteriak keras meminta pertolongan. Warga yang kembali ke rumah itu juga terkejut saat menyaksikan langsung gangguan mahkluk gaib tersebut.

Asep Rohmat, salah seorang ustaz mengatakan, ia bersama rekannya dan Kapolsek Naringgul melaksanakan kegiatan doa, zikir dan tawasul bersama di rumah Mak Jujun. Kegiatan ini diharapkan membuat makhluk astral yang ada di rumah Emak Jujun bisa pergi.

"Insya Allah setelah dilaksanakannya doa, zikir serta berselawat bersama, makhluk astral tidak akan mengganggu lagi di rumah ini," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Naringgul, AKP Yayan Suharyana mengungkapkan, Kepolisian dari sektor Naringgul, Resor Cianjur tidak ingin ada kejadian yang meresahkan warga di wilayah Hukum Kecamatan Naringgul. 

AKP Yayan menegaskan, tugas Polisi memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan setelah kita laksanakan doa dan zikr serta berselawat bersama sama di rumah Emak Jujun, makhluk halus atau jin kafir yang minggu minggu ini meresahkan warga kampung Citengkor, tidak akan muncul lagi dan keadaan normal seperti biasanya lagi," ujar AKP Yayan. (genpi)

Komentar