Positif Covid-19 Bertambah 1447, Sebagian Besar Minim Gejala
ASKARA - Gugus Tugas Nasional menyampaikan penularan kasus Covid-19 di tengah masyarakat masih terjadi.
Penambahan kasus positif tercatat sebanyak 1447 per hari ini (Sabtu, 4/7).
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, jumlah spesimen yang selesai diperiksa sebanyak 22.992. Secara kumulatif, jumlah yang telah diperiksa 894.428 spesimen.
"Dari hasil pemeriksaan tersebut kita dapatkan jumlah kasus konfirmasi positif baru sebanyak 1447 sehingga total positif Covid-19 menjadi 62.142 kasus," ujarnya di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (4/7).
Dalam sebaran kasus positif, Provinsi Jawa timur masih melaporkan cukup tinggi yaitu 413 kasus baru dengan 100 sembuh. Kemudian DKI Jakarta ada 223 kasus baru dengan 268 sembuh.
"Sulawesi Selatan 195 kasus baru dengan 41 sembuh, Jawa Tengah 110 kasus baru dengan 50 sembuh, dan Bali 91 kasus baru dengan 24 sembuh," jelas Yurianto.
Terdapat 20 provinsi yang melaporkan penambahan kasus kurang dari 10. Bahkan ada enam provinsi yang melaporkan tidak ada penambahan kasus.
"Beberpa provinsi melaporkan kasus sembuh lebih banyak dibanding kasus baru yang dilaporkan," kata Yurianto.
Gambaran penambahan positif kali ini menunjukan kasus baru yang didapatkan dalam beberapa hari terakhir sebagian besar ditemukan dengan keluhan klinis yang minimalis.
"Yang tidak menggambarkan adanya indikasi untuk dirawat di rumah sakit. Sehingga kita memberikan arahan kepada yang bersangkutan melakukan isolasi mandiri," ujar Yurianto.
Adapun, orang dalam pemantauan (ODP) yang masih dipantau sebanyak 38.890 sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 14.205. Untuk kasus meninggal dunia akibat Covid-19 ada 3089 orang dan yang sembuh 28.219 orang.

Komentar