Ilmu Sihir, Doyo Linuwih
Warning: Agar Anda tidak kerasukan setan pada saat membaca artikel ini. Maka ada baiknya anda puasa mutih dahulu sehari. Dimana hanya makan nasi putih mupun minum air putih saja, baru keamanan Anda bisa terjamin.
Sejak usia lima tahun saya sudah mendengar dongeng tentang sihir dari cerita Cinderella – Upik Abu ataupun Putri Salju (Snow White). Disamping itu dari sejak lahir sampai dewasa saya dibesarkan di Jl Kelenteng yang sarat dengan berbagai macam mistik maupun sihir. Mereka telah demo kan secara nyata melalui para tatung (medium) yang kesurupan arwah para Dewa sehingga kebal mandraguna. Misalnya bisa mandi dengan minyak mendidih ataupun jalan di atas bara api tanpa alas kaki bahkan dibacok/ditusuk dengan pedang.
Jadi sihir itu bagi saya bukanlah sesuatu hal yang baru lagi. Bahkan sihir pun sudah jadi komoditi yang menggiurkan. Misalnya melalui jualan santet ataupun susuk bisa bernilai miliaran rupiah. Bahkan untuk ini ada pasarnya misalnya di Gunung Kawi (dekat Malang).
Sedangkan di zaman now sihir sudah masuk kota melalui film maupun buku Harry Potter dan sekolah sihirnya Hogwarts, begitu juga melalui film Lord of the Rings. Film ini diangkat dari kisah klasik tentang para tukang sihir dan makhluk-makhluk halus karya J.R.R. Tolkien. Begitu juga dengan sinetron-sinetron komedi yang sarat dengan nuansa Paranormal seperti "Jinny Oh Jinny", "Jin dan Jun", "Nini Pelet" dan sebagainya.
Umat Kristen paling mengharamkan ilmu sihir/paranormal dan lain-lain. Oleh sebab itulah banyak buku-buku Harry Potter dilarang bahkan dibakar dengan dalih “It is very haram!”Namun kalau direnungkan sudah banyak buku lainnya yang bernuansa sihir termasuk alkitab itu sendiri, kenapa tidak sekalian saja alkitab-nya turut dibakar. Misalnya dalam alkitab pun banyak sekali kisah tentang sihir, mulai dari duel antar Musa vs jago sihirnya Firaun sampai keledai yang bisa bicara ala Mr Ed.
Tentu anda akan berkata bahwa apa yang dilakukan oleh Musa dihadapan Firaun bukanlah black magic (sihir hitam), melainkan white magic(sihir putih), sebab ini datangnya dari Allah. Sedangkan sihir hitam bukannya sekedar ilmu untuk orang yang tidak berketombe atau ubanan. Melainkan ilmu yang bertujuan semata-mata hanya untuk menyakiti, mencelakakan, dan membunuh orang lain dengan cara menyantet orang.
Banyak umat Kristen merasa gerah jika mendengar perkataan "paranormal". Padahal arti perkataan ini baik sekali, sebab perkataan "para" = "berada disamping", artinya mereka yang sakti dan memiliki doyo linuwih adalah mereka yang memiliki kemapuan lebih dari orang normal. Diwajibkan untuk "mendampingi/menolong" sesama orang normal.
Hampir setiap paranormal menyatakan, bahwa doyo linuwih yang mereka miliki adalah anugerah dari Allah. Nearli the same dengan para Romo atau Pendeta yang telah mendapatkan "urapan" dari Tuhan hanya beda nama saja. Yang satu dibilang doyo linuwih sedangkan yg lain urapan misalnya melalui jualan minyak urapan.
Paranormal atau tukang sihir dalam bahasa Yunani "magos" ini adalah nama aslinya dalam alkitab untuk orang Majus (Matius 2:1); bahkan dalam alkitab bahasa Inggris orang Majus itu mendapat titel "Magi". Perkataan yang sama digunakan juga dalam ayat lain hanya disini diterjemahkan sebagai tukang sihir, bukannya orang Majus (aneh tapi nyata). Kisah 13:8 di sana mereka berjumpa dengan seorang Yahudi, bernama Bar Yesus. Ia tukang sihir (magos) yang mengaku diri nabi.
Bagi para pembaca yang hingga saat ini masih belum kesurupan setan, karena baca coretan Mang Ucup, berarti ini membuktikan bahwa anda telah melakukan puasa mutih sebelumnya. Atau karena anda memang jauh lebih sakti mandraguna dari Mang Ucup jadi kebal dari pengaruh sihir Mang Ucup.
Mohon pertromak maupun saran dan kesannya dari coretan sihir Mang Ucup ini. Maturnuwun sanget berkah dalem.
Mang Ucup
Menetap di Amsterdam, Belanda

Komentar