Kiat Sukses NTT Redam Kasus Covid-19
ASKARA - Penyebaran Covid-19 di berbagai negara tercatat masih tinggi, demikian juga dengan Indonesia.
Namun, Provinsi Nusa Tenggara Timur berhasil menempatkan diri di zona risiko rendah penyebaran virus corona jenis baru itu.
Gugus Tugas Nasional mencatat NTT masih memiliki nol kasus positif Covid-19 beberapa hari ini.
Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 NTT Jelamu Ardu Marius menjelaskan, kunci keberhasilan berjalannya protokol kesehatan di NTT adalah kesadaran masyarakat itu sendiri. Serta pengontrolan para bupati dan perangkat daerah terhadap arus orang antar wilayah.
"Bahkan, tidak hanya kontrol oleh bupati tetapi ketua RT dan warga pun sangat kuat mengontrol keluar masuknya orang," katanya dalam ruang digital BNPB, Kamis (25/6)
Selain itu, strategi yang dilakukan mengajak masyarakat mematuhi protokol kesehatan dengan sosialisasi rutin di media massa.
Sejak kemunculan virus corona di Indonesia, gubernur NTT menginstruksikan semua aparatur sipil negara untuk tidak melakukan perjalanan ke luar daerah. Sehingga NTT menjadi satu dari sedikit provinsi di Indonesia yang tidak memiliki kasus Covid-19 selama kurang lebih tiga pekan sejak awal penyebarannya.
Kasus pertama di NTT ditemukan pada akhir April menimpa orang yang telah melakukan perjalanan ke luar daerah dan kembali ke Kupang.
"Kasus itu pun merupakan imported case," kata Jelamu.
Persentase kesembuhan pasien Covid-19 di NTT hampir mencapai 80 persen. Pada awal Mei, kasus positif di NTT mulai meningkat namun jumlahnya terus berfluktuasi atau turun naik.
"Sampai dengan saat ini pemeriksaan lab negatif, bahkan ada lebih dari lima hari negatif," tutup Jelamu.

Komentar