Minggu, 07 Juni 2026 | 21:20
SELEBRITAS

Mengikat Janji Suci di Wot Batu, Tara Basro Merasa Ada Energi Magis

Mengikat Janji Suci di Wot Batu, Tara Basro Merasa Ada Energi Magis
Tara Basro dan Daniel Adnan menikah (Instagram Tara Basro)

ASKARA - Momen kebahagiaan pasangan artis Tara Basro dan Daniel Adnan terlihat jelas ketika melangsungkan prosesi pernikahan, yang berlangsung di Wot Batu, Bandung, Jawa Barat, tepatnya di Jalan Bukit Pakar Timur nomor 98, Bandung.

Wot merupakan bahasa Jawa yang artinya jembatan. Pada tempat itu, maknanya lebih filosofis sebagai jembatan jiwa. Perupa senior Sunaryo membangun situs batu besar itu dengan sentuhan seni itu di lahan seluas 2.000 meter persegi. 

Tempat tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Terdapat Batu Merenung dan Batu Air. Sunaryo membangunnya pada 2015 dan mulai dibuka untuk umum sejak 2016.

Hari yang dinanti-nanti telah tiba, kata Tara Basro. Ada aura yang terasa berbeda begitu menginjakkan kaki di tempat kami akan melaksanakan prosesi suci, kata dia.

"Sangat terasa energi positif yang dibangun melalui karya-karya Bapak Sunaryo yang merepresentasikan perjalanan kehidupan manusia di Wot Batu," ujar Tara Basro dalam akun Instagram miliknya. 

Menurutnya, tempat itu seakan menyalurkan energi bagi mereka yang akan memulai kehidupan baru bersama. Dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

"Suasana magis semakin terasa ketika melangkahkan kaki menuju tempat diucapkannya janji sehidup semati," cetus pemain film Gundala itu. 

Harumnya bunga dan lagu yang mengalun seiring langkahnya, menambah suasana haru di tempat itu dan semakin merasuk dalam diri ketika memohon izin kepada kedua orang tuanya untuk menikah dengan lelaki pilihannya.

"Tak terasa air mata mengalir. Hal serupa juga terjadi pada Ayah yang mewakili mereka berdua, memberikan restu serta doanya untuk kami," tutur Tara. 

Tara mengatakan, latar belakang Batu Air yang merepresentasikan persepsi kehidupan di fase selanjutnya yang indah dan menenangkan.

"Kami mengikat janji, untuk bersama mengarungi kehidupan hingga ajal memisahkan, bersama-sama bertumbuh demi memperoleh ketenangan dan kebahagiaan sepanjang hidup, dan di hari kemudian," ucapnya. 

Janji suci tersebut diucapkan di atas panggung khusus yang dibuat Parupa senior Sunaryo, sebagai representasi dan doa agar keduanya memasuki kehidupan baru yang tanpa batas.

Usai mengikat janji, mereka bersimpuh, memohon maaf pada kedua orang tua, atas segala kesalahan yang dilakukan selama berada dalam naungan mereka. 

"Segala kesalahan telah terhapus oleh luasnya kasih sayang Ayah dan Bunda," ungkapnya. 

Komentar