Iklan Kematian Mang Ucup
Apabila saya membaca koran yang selalu saya utamakan adalah baca iklan kematian. Kenapa demikian? Melalui iklan tersebut saya bisa mendapatkan hikmah - three in one.
1. Saya bisa tahu apabila ada handai taulan yang meninggal; 2. Saya bisa mengucapkan syukur kepada Tuhan bahwa umur saya lebih panjang daripada almarhum; 3. Saya bisa berdoa bagi sanak keluarga yang ditinggal maupun bagi almarhum agar beliau diterima di sorga.
Di Facebook saya memiliki lebih dari 3.600 friends walaupun demikian setiap pagi sebagai tugas dan prioritas utama saya selalu mengucapkan selamat HUT dan mendoakan kesemua friends secara satu per satu terlebih dahulu melalui Messenger FB - entah saya kenal ataupun tidak; pada umumnya lebih dari 10 orang per hari!
Dari iklan kematian saya mendapatkan arti dari makna kehidupan ini, tenyata entah siapapun juga kaya miskin, napi, pembimbing agama semuanya sama dimana nilai dan masa hidup mereka itu tanpa perkecualian hanya satu strip saja ialah antara tanggal lahir dan tanggal kematian.
Iklan kematian orang Tionghoa tempo doeloe berupa pengakuan dosa dari anak-anak yang ditinggal almarhum. Kenapa demikian? Karena anak-anaknya merasa tidak berbakti (Put Hauw - Bu Xiao) tidak bisa mengurus orang tua sehingga almarhum meninggal maka dalam Iklan Kematian (Ho Im dalam bahasa Tionghoa) tersebut akan dicantumkan sebagai berikut:
Nio Tiam Hoat meninggal 06-02-2002 turut berduka cita anak-anak nya yang tidak berbakti (Put Hauw) – Nio Tjoe Hian, Nio Tjoe Siang. Hauw = Bakti namun bisa diartikan juga sebagai berkabung.
Iklan Kematian juga bisa dijadikan sebagai ajang pamer bahwa punya anak mantu semuanya bergelar misalnya Dr-Ir. dan jangan lupa mohon ditampilkan juga lokasi sang anak misalnya di USA atau di Belanda adalah lebih keren. Foto almarhum yang ditampilkan pasti saat foto yang masih gagah dan cantik.
Ada seorang pemuda yang sangat kreatif, dimana ia memasang CV dia dalam bentuk seperti iklan kematian sehingga di klik oleh ribuan orang dan akhirnya dapat JOB – hebat dan acung jempol.
Melalui Iklan Kematian itu juga merupakan berita kapan almarhum akan dimakamkan dan dimana. Oleh sebab itu bagi umat Muslim jarang ditampilkan iklan kematian, karena jenazah sudah harus dimakamkan dalam jangka waktu 24 jam.
Bagi mereka yg tertarik baca iklan kematiannya Mang Ucup silahkan klik http://kuburan-mang-ucup.blogspot.com/
Maklum jauh-jauh hari sebelumnya saya sudah mempersiapkan hari kematian saya secara online! Foto iklan kematian CV tersebutlampirkan disini. Mohon doa nya agar Mang Ucup diberikan panjang umur sehingga bisa menulis terus tiada hentinya! Maturnuwun sanget berkah dalem.
Mang Ucup/p>
Menetap di Amsterdam, Belanda

Komentar