Jumat, 19 Juni 2026 | 10:16
NEWS

Ganjar Pranowo: Pentingnya Literasi yang Cukup Tentang Corona

Ganjar Pranowo: Pentingnya Literasi yang Cukup Tentang Corona
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Dok. BNPB)

ASKARA - Pemerintah daerah menerapkan pembatasan dengan pendekatan berbeda untuk menghadapi penyebatan Covid-19.

Seperti pembatasan kegiatan masyarakat (PKM) di Provinsi Jawa Tengah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan, kunci dari pengaturan di tengah pandemi adalah kontrol pemerintah dan kesadaran masyarakat. Contohnya Bupati Banyumas melakukan kontrol dengan hadir langsung di antara warga masyarakat. 

“Bupati keliling setiap siang dan malam. Kehadiran pemimpin untuk melakukan kontrol," kata Ganjar dalam telekonferensi di Graha BNPB, Selasa (19/6).

Upaya lain untuk menekan penyebaran dengan dukungan penuh banyak pihak. Apapun bentuk kebijakannya, seperti PSBB atau PKM membutuhkan dukungan dari warganya.

"Membangun kesadaran bersama. Kunci ada di sana," ujar Ganjar. 

Terlebih upaya mengedukasi masyarakat sangat perlu dilakukan sehingga mereka memiliki literasi cukup tentang Covid-19. 

"Sebenarnya yang dibutuhkan hari ini literasi cukup tentang Covid-19, bagaimana sikap masyarakat bisa berubah," ungkap Ganjar. 

Pemprov Jateng aktif melakukan upaya-upaya pendekatan terhadap masyarakat seperti pendekatan persuasif atau edukasi dan regulasi. 

Menurut Ganjar, regulasi yang diterapkan sebagai perangkat untuk social engineering. Sebagai kepala daerah di tingkat provinsi, Ganjar menyampaikan kepada bupati dan wali kota untuk berkreasi. 

Prinsip yang harus dilakukan yaitu warga selalu memakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan memakai sabun.

"Intinya harus imun sehat," tambahnya.

Komentar