Rabu, 10 Juni 2026 | 19:20
NEWS

Anies Ajak Pengusaha Multinasional Bantu Warga Terdampak Covid-19

Anies Ajak Pengusaha Multinasional Bantu Warga Terdampak Covid-19
Gubernur Anies Baswedan. (Dok. Pemprov DKI)

ASKARA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan perkembangan penanganan virus corona (Covid-19) saat melakukan teleconference dengan sejumlah pengusaha multinasional, Selasa (28/4).

Menurut Anies, saat ini di Jakarta banyak pekerja yang cenderung kembali ke tempat tinggal asalnya pasca diberlakukan pembatasan gerak orang dengan menutup jalur antar kota.

"Guna memastikan Jakarta sebagai episentrum tidak menyebarkan virus," katanya. 

Anies menuturkan, tantangan saat ini adalah dampak dari diberlakukannya pembatasan pergerakan warga DKI terhadap aspek ekonomi. Di mana kini banyak warga DKI akhirnya kehilangan pekerjaan. 

"Sekarang tantangannya adalah ketika kita sudah membatas pergerakan warga kita maka itu artinya juga hilangnya pekerjaan, hilangnya kesempatan ekonomi. Sekarang tantangan kita yaitu juga memastikan bahwa mereka bisa bertahan dan men-support mereka sebagai prioritas kita," jelasnya.

Mereka adalah kelompok yang membutuhkan suplai makanan pokok seperti buruh, pekerja informal, pengemudi ojek, freelancer, UMKM termasuk juga para migran.

"Kita sekarang berhadapan dengan sejumlah besar populasi yang membutuhkan dukungan ekstra pada pasokan makanan. Jadi, program kami adalah untuk mengundang sebanyak mungkin partisipan untuk mendukung Kolaborasi Sosial Skala Besar (Large Scale Social Collaboration)," jelas Anies.

Menurut Anies, Bulan Suci Ramadan seharusnya menjadi waktu yang tepat untuk saling mendukung satu sama lain. 

"Kita sekarang membuat sebuah template di mana kita bisa mengundang individu, perusahaan untuk memilih area mana yang mau didukung dan berapa banyak orang untuk didukung," tuturnya.

Di Jakarta saat ini terdapat 2.000 desa kecil, panti asuhan, asrama sekolahan, rumah perawatan penyandang disabilitas, dan juga kelompok-kelompok lain yang perlu didukung. 

"Kami sekarang mengundang untuk mendukung program kami dalam memasok makanan langsung kepada yang membutuhkan. Kami punya sebuah website di mana anda bisa memilih apakah anda mau men-support dusun, sekolah asrama atau panti asuhan. Bagian kita adalah untuk membuat database agar anda bisa memilih siapa yang ingin anda bantu," papar Anies.

Selain daripada menjadi sebagai pemerintah yang mengumpulkan dan mendistribusikan bantuan, pihaknya juga  mengundang pihak ketiga dalam memberikan dukungan secara langsung kepada orang-orang yang membutuhkan di Jakarta.

"Kami memiliki beberapa partner, institusi bersertifikat untuk program amal. Mereka tengah bekerja untuk mendistribusikan makanan," tuturnya.

Saat ini kata Anies, ada beberapa bantuan yang telah dikerjakan bersama dengan para donatur, seperti halnya donatur tersebut ada yang memberikan paket makanan untuk tujuh hari, makanan siap santap seharga Rp45 ribu per orang dalam hari. Lalu ada juga paket makanan pokok, sebagai paket kedua seharga Rp200.000 per keluarga untuk satu pekan.

"Idenya adalah, ketika Anda memilih dusun mana yang ingin Anda dukung, itu akan memberitahu anda berapa banyak keluarga atau inividu yang ada di sana, dimana kemudian Anda bisa berikan bantuan yang dibutuhkan," tandasnya.

Komentar