Alzheimer Pembunuh Top, Sejajar Kanker dan Sakit Jantung
Korban terakhir dari penyakit Alzheimer adalah Dr Arief Budiman. Guru Besar di Universitas Melbourne, Australia ini meninggal dunia pada Rabu malam, 22 April 2020. Menghembuskan nafas terakhir di usia 79 tahun akibat menderita penyakit Alzheimer. Ibunya Arief Budiman adalah kakak kandung perempuan dari ayah saya.
Telah terbuktikan bahwa penyakit Alazheimer, merupakan pembunuh top yang sejajar dengan kanker maupun sakit jantung. Oleh sebab itu di Belanda para penderita penyakit Alzheimer diperkenankan untuk melakukan bunuh diri (Euthanasia).
Mang Ucup menulis mengenai penyakit Alzheimer, karena ayahanda saya sendiri dahulu meninggal karena penyakit Alzheimer. Berdasarkan penelitian; apabila salah satu dari orang tua anda menderita Alzheimer, maka 70 persen kemungkinan besar bagi Mang Ucup juga akan menderita penyakit yang sama !
Cobalah renungkan, apakah anda sudah mulai kena gejala pelupa? Jangan-jangan anda sudah pikun atau kena penyakit Alzheimer. Penyakit ini tidak timbul dengan mendadak, gejalanya baru bisa diketahui setelah bertahun-tahun. Maka dari itu tidaklah heran pada saat anda masih kelihatan sehat-sehat, besok sudah menderita penyakit tersebut.
Pada tahun 2015 saja sudah lebih dari 28 juta orang di dunia ini yang menderita Alzheimer. Diperkirakan pada tahun 2050 lebih dari 100 juta orang akan menderita Alzheimer.
Penyakit Alzheimer menyebabkan gejala pikun atau dalam bahasa medis disebut "demensia", kata ini diserap dari bahasa Latin Demens = Lupa ingatan. Nama penyakit Alzheimer ini diambil nama seorang Dr Jerman - Alois Alzheimer yang pertama kali mengadakan penelitian mengenai penyakit ini pada tahun 1906. Sampai sekarang belum diketemukan obat yang benar-benar manjur.
Penderita penyakit ini pada awalnya tidak menyadari bahkan menyangkal bahwa ia itu sudah pikun, walaupun demikian gejala ini bisa dilihat dan diketahui dengan nyata oleh orang-orang yang dekat di lingkungannya.
Alzheimer ini terjadi karena adanya penciutan/pengerutan otak bagian depan. Tahap awal dimulai dengan gejala mudah lupa atau cepat lupa. Akhirnya akan mengalami kemunduran aktivitas hidup sehari-hari. Misalnya tidak bisa berpergian sendirian lagi, tidak bisa melakukan korespondensi maupun mengatur keuangan. Pada tahap akhir mereka sudah tidak mampu untuk berpakaian sendiri lagi, menyisir, makan maupun ke toleit sekalipun juga.
Oleh sebab itu, mengurus penderita penyakit Alzheimer dibutuhkan pengorbanan, kesetiaan dan kasih sayang yang luar biasa dari pasangan hidupnya dan yang sudah pasti minimum “satu ember air mata” (A liter of tears).
Tokoh penderita penyakit Alzheimer yang dikenal oleh banyak orang adalah mantan presiden Amerika Ronald Reagan. Ketika ia menyadari bahwa ia menderita penyakit tersebut, Reagan telah menulis surat dengan tulisan tangan sendiri dimana ia memohon kepada rakyat Amerika untuk berdoa bukan bagi dia sendiri. Melainkan bagi istrinya Nancy Reagan agar ia diberikan ketabahan maupun kesabaran untuk mendampinginya.
Nancy telah mendampingi Ronald dengan setia dan penuh kasih sayang, di hari-hari akhirnya yang semakin gelap. Oleh sebab itulah media Amerika Serikat sangat gencar sekali mengelu-elukan dan menampilkan profil dari Nancy Reagan.
Maka, tepatlah adanya pameo dibalik laki-lagi yang hebat pasti ada perempuan pendamping yang hebat pula. Pada saat itulah kasih sayang seseorang akan diuji, berapa jauh kasih dia terhadap pasangannya.
Mang Ucup
Menetap di Amsterdam, Belanda

Komentar