Rabu, 10 Juni 2026 | 03:41
COMMUNITY

Hantu Sumiati, Si Pemburu Pemuda

Hantu Sumiati, Si Pemburu Pemuda
Ilustrasi. (Hampi)

ASKARA - Hampir semua kota di dunia ini pasti memiliki cerita-cerita urban legend yang diceritakan turun temurun dari generasi ke generasi, salah satunya sebuah urban legend yang ada di Makassar yaitu Hantu Sumiati.

Cerita urban legend ini memang sudah ada sejak tahun 90-an. Cerita ini berawal saat perempuan ini ingin mengubah kehidupan kelurganya dengan tinggal dan bekerja di Kota Makassar. Sampai suatu hari nasib sial menghampirinya, saat ia berjalan sendiri di malam hari, dia disekap oleh sekumpulan pemuda yang bertemu denganya di jalan. Malam itu dia diperkosa oleh sekumpulan pemuda lalu dia dibawa di suatu tempat untuk dibuang. Selama dalam perjalanan Sumiati sempat melakukan perlawanan, sampai salah satu pemuda tersebut tidak sengaja membunuhnya dan mayatnya dikuburkan seenaknya saja.

Awalnya Hantu Sumiati ini muncul pertama kali pada tahun 1990-an di sebuah tempat yang bernama Karaenta, di mana saat itu seorang siswi kerasukan mahkluk halus lalu dalam keadaan kerasukan tersebut siswi itu menunjuk suatu tempat. Kemudian orang yang melihat siswi yang kerasukan tadi langsung menuju tempat yang ditunjuk yaitu sebuah pohon beringin di Hutan Lindung Karaenta. Sejak saat itu Hantu Sumiati kerapkali menampakkan dirinya di tempat ini. Hantu Sumiati ini juga pernah beberapa kali menampakkan dirinya di sebuah taman di pusat Kota Makassar. Ada juga yang melihat di pinggir jalan saat tengah malam dan berbagai tempat lainya yang ada di Kota Makassar.

Menurut cerita yang beredar di kalangan warga konon bahwa Hantu Sumiati ini sebenarnya tidak berbahaya kalau dia menampakan dirinya dengan berpakaian baju serba putih. Katanya ini adalah cara dia untuk memberitahu keberadaannya, tapi Hantu Sumiati ini diyakini berbahaya bila dia menampakkan dirinya dengan pakaian serba merah. Katanya, ini cara dia memberitahukan bahwa ada korban yang sedang diincarnya. Dan katanya, Hantu Sumiati lebih mengincar pemuda-pemuda yang memiliki pekerjaan yang sama dengan sekumpulan pemuda yang membunuhnya (maaf) yaitu tukang becak dan sopir angkot. (kaskus/hampi)

Komentar