Selasa, 09 Juni 2026 | 04:02
NEWS

Erupsi Anak Krakatau, Status Level II

Erupsi Anak Krakatau, Status Level II
Erupsi Gunung Anak Krakatau. (Twitter)

ASKARA - Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi. Berdasarkan situs resmi magma Kementerian ESDM bahwa erupsi tersebut membuat kolom abu mencapai 500 meter di atas puncak.

"Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang hingga tebal ke arah utara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 40 mm dan durasi 2284 detik," tulis dalam situs tersebut. 

Dalam situ tersebut juga menggambarkan bahwa gunung api terlihat jelas dan teramati asap kawah utama berwarna kelabu dan hitam dengan intensitas sedang hingga tebal tinggi sekitar 200-500 meter dari puncak. Dengan cuaca mendung hingga hujan, angin lemah ke arah utara.

"Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitude maksimum 40 mm dan durasi 72 detik," tulisnya.

Berdasarkan pengamatan gempanya, gunung mengalami dua kali gempa letusan per erupsi dengan amplitudo 40 mm dan lama gempa 74-2284 detik.

Selain itu, lima kali harmonik dengan amplitudo 9-22 mm dengan lama gempa 62-320 detik. Kemudian delapan kali gempa Low Frequency dengan amplitudo 5-10 mm dan lama gempa 7-18 detik.

Adapun dilanjutkan selama empat kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 0.5-40 mm, dominan 40 mm

Dengan kondisi tersebut, Gunung Anak Krakatau kini berada dalam status level II atau waspada.

Atas status ini direkomendasikan agar masyarakat atau wisatawan tidak diperbolehkan mendekati kawah dalam radius 2 kilometer dari kawah. 

Komentar