Sabtu, 29 Agustus 2026 | 18:28
OPINI

Cara Sederhana Antisipasi Corona

Cara Sederhana Antisipasi Corona

ASKARA: Saat menjadi khalifah, Umar bin al-Khaththab memberikan insentif kepada setiap bayi lahir demi menjaga dan melindungi anak-anak. Beliau juga membangun “rumah tepung” (dar ad-daqiq) bagi para musafir yang kehabisan bekal.

Khalifah Umar bin Abdul Aziz juga membuat kebijakan pemberian insentif untuk biaya nikah pemuda yang kekurangan uang. Sedangkan pada masa Kekhalifahan Abbasiyah dibangun rumah sakit-rumah sakit lengkap dan canggih pada masanya yang melayani rakyat dengan cuma-cuma. Sehingga lockdown atau apapun tidak sulit dilakukan, karena jaminan dasar dari negara ada.

Sekarang, di jaman now, jangankan lockdown mingguan, hanya beberapa hari dirumah saja sepertinya susah. Karena makan esok hari adalah rejeki yang diperoleh dari kerja hari ini. Walaupun saya lockdown, tetangga, famili, dan lain-lain aktifitasnya biasa. Entah karena tidak mengerti, atau memang butuh rejeki untuk makan esok hari. Tapi tidak masalah, kita harus memaksimalkan usaha.

Berikut tips sederhana yang saya rangkum untuk antisipasi Corona.

Lakukan setiap pagi atau sesering mungkin untuk mengecek kemungkinan infeksi. Karena gejala klinis baru terlihat 7 - 28 hari setelah infeksi.

1. Ambil napas dalam-dalam, tahan selama lebih dari 25 detik, lepaskan napas pelan-pelan.

Jika anda berhasil mengeluarkan napas pelan-pelan tanpa batuk, rasa tidak nyaman, lelah, dan kaku di dada, berarti tidak ada fibrosis di paru-paru anda, dan anda aman.

2. Pastikan mulut dan tenggorokan anda lembab dan tidak kering! Minum beberapa teguk air hangat setidaknya sekali setiap 30 menit.

Jika virus masuk dalam mulut, air hangat yang diminum secara teratur dapat mengantarkan kedalam perut dan asam lambung akan langsung membunuh virus!

3. Antibodi akan tercipta pada 7 hari setelah infeksi. Dan tercipta pada tubuh yang sehat. Maka jaga kesehatan dengan menambah vit C dan E, habbatus sauda dan madu juga.

4. Sediakan "jamu pembersih/desinfektan" tiap beberapa hari. Bisa rebusan air daun sirih, jamu uyah asem (garam dan asam), rebusan daun sambung darah atau yang lain.

5. Ganti baju dan berwudlu setiap habis keluar rumah.

6. Berdoa. Karena sisi positif Corona adalah mengingatkan kita untuk selalu mendekat pada Allah SWT.

GusNur, Coffeepreneur

Komentar