Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:19
OPINI

Protocol Lockdown at Home Ala-ala Aja

Protocol Lockdown at Home Ala-ala Aja
Cuci tangan (Tribunnews.com)

Saya melihat diskusi lockdown yang terjadi beberapa hari belakangan ini sudah bikin eneg karena tidak lagi murni melihat dari aspek kepentingan keselamatan warga, melainkan sudah ditumpangi berbagai kepentingan.

Dalam situasi Indonesia hari ini, penting buat kita untuk menjaga agar tidak menjurus kepada krisis kemanusiaan dengan jatuhnya banyak korban spt Wuhan, Itali dan Iran.

Ketimbang kita menunggu dan menonton saban hari para pemangku kebijakan dan para politisi berebut panggung dan berisik, kita perlu segera mengambil sikap tenang dan menjadi pemimpin krisis buat diri sendiri dan keluarga, yang bisa kita mulai dari area kekuasaan kita, yakni rumah.

Saya sendiri sudah memulai menyusun konsep protocol lockdown di rumah yakni diskusi dengan anggota keluarga dan kasih pengertian ke mereka apa yang sedang terjadi, tidak keluar rumah kalau tidak penting-penting banget, setiap masuk rumah hrus cuci tangan dulu (di luar rumah sudah disediakan sabun cuci tangan), beli makanan (gofood dan sejenisnya) dari luar pastikan minim sentuhan ke bungkusnya dan buang segera bungkusnya serta cuci tangan segera, bikin kegiatan agar anggota keluarga nggak bosan, misal nonton, ngegame, baca buku. 

Kalau mau keluar rumah bisa gunakan kendaraan pribadi dan kalau bisa menjauh dari keramaian dulu seperti mall, pasar, tapi kalau memang mau ke tempat seperti itu harus benar-benar jaga diri, pastikan kita sehat dan jaga kebersihan.

Buat yang muslim pastikan anggota keluarga sebelum ambil wudhu cuci tangan dengan sabun dulu, lumayan 5x sehari. Yang non muslim intinya cari cara jaga kebersihan tangan dan badan.

Mandi 2x sehari, jangan gara-gara di rumah terus jadi males mandi, kebiasaan kebanyakan orang nih. Minum air putih yang banyak. Anggota keluarga wajib saling mengingatkan untuk minum, minum, minum.

Kalau bisa kerja dari rumah ya kerja dari rumah, tapi kalau memang harus ke kantor, usahakan jaga kebersihan diri. Tapi kalau kira-kira ada gejala demam, batuk pilek sebaiknya nggak usah memaksakan diri ke kantor. Namun harus berdiskusi dulu dengan atasan/pimpinan agar tidak bermasalah di kemudian hari.

Mengupdate informasi secukupnya dan hanya dari sumber yang terpercaya saja, terlalu banyak informasi juga bikin pusing dan panikan, apalagi hoax-hoax itu, hadeeh... 

Bersikap tenang dan jangan panikan. Banyak yang sembuh dari Covid 19, bahkan dalam banyak kasus bisa sembuh sendiri, asalkan kita menjaga daya tahan tubuh, karena itu bersikap tenang dan gembira adalah bagian dari "pengobatan" untuk meningkatkan imun kita. 

Sebelum tidur, ritual doa bersama, semoga kita selalu sehat dan dilindungi dari segala macam penyakit termasuk Covid 19, Aamiin...

Demikian. Mudah-mudahan bermanfaat. Kalau ada yang mau nambahin sangat dipersilakan, demi kebaikan kita bersama.

 

Husendro,

Warga Jagakarsa, Jakarta Selatan

 

Komentar