3 Keanehan di Pulau yang Tak Bisa Dijajah Belanda
ASKARA - Tahukah Anda, terdapat satu pulau di Indonesia yang tak pernah dijajah Belanda. Ya, namanya Pulau Buton di Sulawesi Tenggara.
Beberapa catatan sejarah menyebutkan Belanda ogah mendekati wilayah tersebut lantaran memiliki kerajaan yang kuat dan tangguh.
Kerajaan Buton sendiri berdiri sejak 1332 dan bubar pada 1960 dengan luas 4.408 kilometer (km) pulau ini melingkupi empat kabupaten. Destinasi favorit di Pulau ini adalah Pantai Lakeba, Pantai Kamali, Air Terjun Tirta Rimba dan lain banyak lagi.
Tak melulu keindahan alam. Ada 3 hal lain yang menjadikan Pulau Buton unik dan berbeda dari tempat lainnya.
Benteng Keraton Buton
Benteng Keraton Buton adalah saksi bisu pusat kekuasaan pulau tersebut. Bangunan ini memiliki panjang sekitar 2.7 km dan didirikan pada abad ke-16 oleh Sultan Buton III bernama La Sangaji. Benteng Keraton Buton ini memiliki 3 komponen, yaitu bedil atau meriam, lawa, dan balarua. Ini juga menjadi benteng pribumi terluas di dunia loh yakni 23,375 hektare.
Benteng yang terbuat dari batu kapur ini dulunya dijadikan sebagai tempat pertahanan, sekaligus difungsikan sebagai ibu kota Kesultanan Buton.
Patung Naga Hijau
Patung ini memiliki cerita legenda masa lalu, namun kini patung tersebut menjadi ikon pariwisata.
Keunikan Patung Naga ada pada bentuknya. Pada bagian kepala naga dapat ditemukan di Pantai Kamali. Panjang kepala naga sekitar 5 meter dengan posisi yang berdiri dengan pose mengeluarkan cakarnya. Sementara bagian badan dan ekor kepala ini terpisah sekitar 5 km dari lokasi kepalanya berada.
Menurut legenda, patung ini sudah ada sejak zaman kesultanan Buton. Konon Naga ini menunjukkan hubungan erat kesultanan Buton dengan imperium China.
Masjid Agung Keraton Buton
Masjid Keraton ini memang nampak biasa saja jika dilihat dari luar, bahkan nampak sederhana. Demikian pula, fondasi masjid ini dari batu dan tidak ada ornamen atau arsitektur megah.
Namun, di dalam masjid yang dibangun pada 1712 itu terdapat lubang yang menjadi salah satu misteri Pulau Buton yang paling terkenal. Lubang itu dikatakan berujung di Ka’bah yang berlokasi di kota Mekah, Arab Saudi.
Legenda tersebut bermula pada saat terjadi perang di Buton yang tiba-tiba terdengar suara bedug dan adzan dari sebuah lubang. Padahal saat ini tidak ada masjid di sekitar lubang tersebut. Masyarakat pun mendengar bahwa suara adzan tersebut berasal dari lubang dan mereka pun percaya bahwa suara adzan berasal dari Ka'bah.
Namun pada 1970, lubang itu ditutup lantaran dijadikan tempat pesugihan oleh masyarakat setempat. (genpi/lov)

Komentar