Rabu, 09 September 2026 | 19:50
SELEBRITAS

Kolonel Marinir Rivelson Saragih, 21 Tahun Lalu Di Lembah Tidar

Kolonel Marinir Rivelson Saragih, 21 Tahun Lalu Di Lembah Tidar

JAKARTA: Ketika itu ia jatuh sakit semenjak ditinggal sang anak untuk mengemban amanah mengikuti pendidikan bela negara. Dengan semangat yang kuat, ia menempuh perjalanan ribuan kilometer meski dalam kondisi sakit.

Sesampainya di kota tujuan yakni Magelang, ia pun setiap pagi mengelilingi serta mengamati bentuk dari gunung tidar yang begitu terkenal di kalangan militer. Dalam hatinya bertanya-tanya apakah sang anak ada di bebukitan itu. Maklum karena merekapun selama ini tinggal di pedesaan yang begitu kental dengan suasana gunung.

Setelah beberapa hari, dia bersama sang suami diberikan kesempatan untuk bertemu sang anak. Namun sebuah pertemuan yang diharapkannya harus melalui pencarian yang tak mudah. Mengingat bentuk dan rupa sang anak hampir sama dgn sejumlah 1002 siswa lainnya.

Ya, dia sempat beberapa kali melintas di hadapan sang anak tanpa mengenalnya dengan pasti. Ia pasrah dan akhirnya berteduh di bawah pohon karena sakitnya memang belumlah sembuh total. Beruntung ia juga ditemani saudara yang merupakan seorang sopir truk Medan-Jakarta. Dengan kejelian sang saudara tersebut maka sang anak dapat dikenali.

Seketika itu pula sakitnya langsung sirna! Ternyata sakitnya adalah sebuah kerinduan yang teramat sangat kepada sang anak. Ya, hari itu juga ia tak lagi merasakan sakit apa-apa. Meski hari itu pula ia harus kembali menempuh perjalanan sejauh ribuan kilometer untuk kembali ke kota Medan.

Dan hari ini tuntas sudah perjuangan dan doanya bagi sang anak untuk mencapai tingkatan level yang tertinggi di tataran normal militer.

Selama 21 tahun sudah sang anak bergelut dalam sebuah perjuangan yang tak mudah disertai doa dari sang ibu. Dan hari ini pula (17 Desember 1998) sang anak pernah berhadapan langsung dengan pemimpin tertinggi di TNI AL untuk menerima sebuah berkah atas prestasi pendidikan yang dituntaskannya dengan baik.

Lesson learn: Jangan pernah lupakan doa sang ibu karena doanya senantiasa menyertaimu di sepanjang hidupmu.< p>

Thanks God for this blessing

#Dirgahayu_Nawahasta_Akabri98

#Teringat_Suasana_Mencekam_1998

#Baret_Ungu_Penyejuk_Massa

Komentar