Selasa, 06 Oktober 2026 | 07:06
COMMUNITY

9 Tahun RUBI: Dari Gerakan Hobi Menjadi Kekuatan Ekonomi Kreatif Indonesia

9 Tahun RUBI: Dari Gerakan Hobi Menjadi Kekuatan Ekonomi Kreatif Indonesia
Presiden Rumah Bonsai Indonesia, Prof. Zudan Arif Fakrulloh (dok.askara)

ASKARA - Rumah Bonsai Indonesia (RUBI) genap berusia 9 tahun. Organisasi penghobi bonsai terbesar di tanah air yang didirikan tepat pada 5 Oktober 2017 ini, merayakan hari jadinya pada 5 Oktober 2017 - 5 Oktober 2026 dengan semangat baru: Sembilan Tahun Menumbuhkan Kebersamaan.  

Perayaan kali ini tidak hanya sekadar seremoni. Di bawah kepemimpinan Presiden Rumah Bonsai Indonesia, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, RUBI menegaskan komitmennya untuk terus merawat semangat, menumbuhkan persaudaraan, dan memajukan seni bonsai Indonesia.
"Sembilan tahun bersama, merawat semangat, menumbuhkan persaudaraan, dan memajukan seni bonsai Indonesia. Terus Berkarya Tanpa Batas. Berkreasi Tanpa Henti. Berhobi Harus Happy! Ayo RUBI kan Indonesia!!!"

LAHIR DARI KECINTAAN

RUBI lahir dari kegelisahan dan kecintaan para pegiat bonsai di seluruh Indonesia akan perlunya sebuah rumah bersama. Jika diibaratkan seorang anak, pada usia 7 tahun lalu RUBI digambarkan masih seperti anak yang baru masuk Sekolah Dasar. Namun dalam usia yang masih sangat belia, RUBI telah memberikan warna dalam perkembangan bonsai di Indonesia.  

Dengan semboyan yang terus dijaga hingga kini: "Berkarya tanpa batas, berkreasi tanpa henti", RUBI tumbuh dengan filosofi yang berbeda. Bonsai tidak hanya dipandang sebagai hobi semata, tetapi sebagai gerakan ekonomi kreatif dan edukasi.  

Ketua RUBI Lamongan pernah menyatakan bahwa RUBI didirikan tidak hanya sebagai wadah pembinaan dan kesejahteraan anggota saja, namun sekaligus memberi edukasi kepada masyarakat bahwa bonsai bukan hanya sekedar hobi melainkan bisa memberikan nilai tambah ekonomi.

DARI 0 HINGGA RATUSAN CABANG

Perjalanan 9 tahun RUBI terbilang fenomenal. Jika pada 5 tahun pertama RUBI telah memiliki 72 cabang di Indonesia, kini di usia ke-7 tahun telah berdiri lebih dari 100 cabang di Nusantara. Dan di tahun ke-9 ini, jumlahnya terus bertambah hingga ke pelosok daerah.  

Ekspansi ini tidak lepas dari konsistensi RUBI menggelar pameran. Tercatat RUBI yang baru berdiri 5 Oktober 2017 lalu, telah dua kali menggelar Pameran dan Kontes dengan skala nasional di awal berdirinya. Pameran dan Kontes pertama kali digelar di Jakarta 2017 lalu dengan tajuk Festival Nusantara Satu, dan yang kedua digelar di Surabaya 25 November hingga 2 Desember 2018 lalu dengan tema Festival Nusantara Dua, piala Mendagri.  

Setelah itu, festival demi festival tumbuh subur. Dari Lamongan, Kediri, Situbondo, Ponorogo, Kudus, hingga Solo Raya, semua menjadi panggung RUBI untuk mengenalkan bonsai sebagai seni adiluhung.

BONSAI UNTUK GENERASI MUDA

Presiden RUBI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, yang juga dikenal sebagai tokoh birokrasi nasional, terus mendorong generasi muda untuk menyukai bonsai. Menurutnya, bonsai adalah aktivitas produktif yang bisa menjauhkan generasi muda dari masalah narkoba dan psikotropika.

“Kalau generasi muda kita sudah produktif, sibuk, pasti jauh dari masalah narkoba, psikotropika akan bisa kita hindarkan,” terang Zudan dalam berbagai kesempatan.

Di bawah kepemimpinannya, RUBI tidak hanya menjadi tempat kumpul penghobi, tetapi menjadi sekolah karakter: mengajarkan kesabaran, ketelitian, keuletan, dan apresiasi terhadap proses. Sebuah pohon bonsai yang bernilai hingga miliaran rupiah seperti Bonsai Cianci miliknya, adalah hasil dari puluhan tahun kesabaran.

9 TAHUN KE DEPAN: RUBI KAN INDONESIA!

Memasuki usia ke-9, RUBI mengusung tagline "Ayo RUBI kan Indonesia!!!". Ini adalah ajakan untuk membumikan bonsai di setiap rumah, setiap kampung, dan setiap kota.

Sembilan tahun menumbuhkan kebersamaan adalah bukti bahwa hobi bisa menyatukan bangsa. Dari Sabang sampai Merauke, dari berbagai latar belakang profesi, suku, dan usia, mereka bertemu dalam satu bahasa: cinta pada bonsai.

Selamat Ulang Tahun ke-9 Rumah Bonsai Indonesia!
Terus Berkarya Tanpa Batas, Berkreasi Tanpa Henti!

Editor: Husnie

Berita Terkait