ASKARA - Pengajian dan tahlil di Musholla Al-Ikhlas Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur berlangsung khidmat, Kamis malam Jumat, 1 Oktober 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum mempererat silaturahmi antara lingkungan PN Jakarta Timur dengan Kelompok Kerja (Pokja) PWI PN Jakarta Timur.
Kegiatan keagamaan yang berlangsung di lingkungan Musholla Al-Ikhlas itu tidak hanya diisi dengan pembacaan tahlil dan doa bersama, tetapi juga menjadi ruang komunikasi antara insan pers dengan jajaran lingkungan peradilan.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Ketua PN Jakarta Timur, Juru Bicara PN Jakarta Timur H. Arief Yudiarto, S.H., M.H., bersama staf pidana Trisno.
Sementara dari DKM Musholla Al-Ikhlas, Ketua DKM Eko Subchi, S.H., M.H., diwakili Marbot Musholla Hanif. Turut hadir Ketua Pokja PWI PN Jakarta Timur Erfan Pratama, Sekretaris Ali Hanafiah, Humas Deni Maita, serta sejumlah wartawan yang tergabung dalam Pokja PWI.
Pelaksanaan pengajian dan tahlil tersebut terselenggara berkat partisipasi beberapa hamba Allah sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan di Musholla Al-Ikhlas. Pihak-pihak yang memberikan dukungan tidak disebutkan identitasnya dalam kegiatan tersebut.
Sejak dimulai, seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan penuh kekhusyukan. Para peserta bersama-sama mengikuti pembacaan tahlil dan doa sebagai bagian dari kegiatan keagamaan di lingkungan PN Jakarta Timur.
Dalam kesempatan itu, H. Arief Yudiarto menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pengajian dan tahlil di Musholla Al-Ikhlas.
“Atas nama lingkungan PN Jakarta Timur, kami mengucapkan terima kasih atas kegiatan pengajian yang dilaksanakan di Musholla Al-Ikhlas. Semoga kegiatan ini dapat terus berjalan, sekaligus mempererat silaturahmi serta memperkuat iman dan takwa kita kepada Allah SWT,” ujar Arief.
Menurut Arief, kegiatan keagamaan tersebut memiliki makna lebih luas karena dapat menjadi sarana membangun hubungan yang baik antarpihak melalui silaturahmi.
“Semoga silaturahmi ini bukan hanya memperkuat iman dan takwa, tetapi juga menjalin hubungan yang baik sehingga setiap kegiatan yang dilaksanakan selalu memberikan makna,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Ketua Pokja PWI PN Jakarta Timur Erfan Pratama berharap pengajian dan tahlil tersebut dapat menjadi kegiatan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.
Erfan mengusulkan agar kegiatan keagamaan di Musholla Al-Ikhlas PN Jakarta Timur dapat digelar secara rutin setiap bulan.
“Kami berharap kegiatan pengajian ini bukan hanya dilakukan sekali, tetapi dapat dilaksanakan secara rutin setiap satu bulan sekali di Musholla Al-Ikhlas PN Jakarta Timur,” kata Erfan.
Selain mendorong keberlanjutan kegiatan keagamaan, Erfan juga menyampaikan komitmen Pokja PWI PN Jakarta Timur dan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur untuk terus membangun komunikasi yang baik dengan para pemangku kepentingan di lingkungan kedua institusi tersebut.
“Kami sebagai Pokja PWI PN Jakarta Timur dan Kejaksaan Negeri Jakarta Timur akan berusaha agar setiap kegiatan dapat menjadi bagian dari hubungan yang baik, termasuk dalam publikasi kegiatan yang berlangsung di PN Jakarta Timur maupun Kejaksaan Negeri Jakarta Timur,” tuturnya.
Setelah seluruh rangkaian pengajian dan tahlil selesai, kegiatan ditutup dengan doa bersama. Para peserta kemudian mengakhiri kegiatan dalam suasana tertib dan penuh kekeluargaan.
Pengajian dan tahlil di Musholla Al-Ikhlas PN Jakarta Timur diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan keagamaan semata, tetapi dapat menjadi agenda yang berkelanjutan untuk memperkuat silaturahmi antara lingkungan PN Jakarta Timur, DKM Musholla Al-Ikhlas, dan insan pers.
Kegiatan tersebut sekaligus membuka ruang komunikasi yang sehat dan konstruktif dalam membangun hubungan kelembagaan antara lingkungan peradilan, media, dan masyarakat.