Kamis, 24 September 2026 | 15:25
NEWS

KPK Geledah Kantor Sembilan Naga

KPK Geledah Kantor Sembilan Naga
KPKgeledah kantor kontraktor di Manado, Brimob tampak berjaga ketat (Dok Askara)

ASKARA - Aktivitas di kawasan Ruko Marina Plaza, Jalan Pierre Tendean, Kota Manado, mendadak menjadi perhatian pada Kamis (24/9/2026). Sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap terlihat berjaga saat penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diduga melakukan penggeledahan di kantor kontraktor berinisial TT.

Penggeledahan tersebut berlangsung di unit D27 dan D28, sebuah gedung yang berada tidak jauh dari Bank SulutGo. Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan itu dimulai sekitar pukul 10.00 WITA dengan pengamanan ketat aparat kepolisian.

Aktivitas penyidik di dalam kantor berlangsung tertutup. Sejumlah personel kepolisian tampak bersiaga di sekitar lokasi, sementara kehadiran petugas berompi KPK menarik perhatian warga yang melintas maupun berada di sekitar ruko.

Penggeledahan itu diduga berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sirajudin Lasena.

Kantor kontraktor TT tersebut disebut-sebut terkait dengan jaringan usaha yang dikenal dengan sebutan “9 Naga” di Manado. Meski demikian, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan hubungan TT maupun perusahaannya dengan perkara yang tengah ditangani KPK.

Belum diketahui pula dokumen, barang, atau alat bukti yang menjadi sasaran penyidik, termasuk apakah ada barang yang telah diamankan dalam penggeledahan tersebut.

Seorang warga yang berada di dekat lokasi mengaku terkejut melihat mendadak banyak aparat berjaga di kawasan ruko.

“Kaget, tadi tiba-tiba sudah ramai dan dipenuhi aparat kepolisian dan ada juga yang menggunakan rompi bertuliskan KPK,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, KPK belum memberikan keterangan resmi mengenai penggeledahan tersebut maupun dugaan keterkaitan kontraktor TT dengan OTT Bupati Bolmut.

Perkembangan lebih lanjut, termasuk hasil penggeledahan dan kemungkinan penjelasan KPK mengenai perkara ini, masih menunggu konfirmasi resmi dari lembaga antirasuah tersebut.

 

Komentar