Sabtu, 27 Juni 2026 | 20:39
COMMUNITY

Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2: 1024 Atlet 20 Provinsi Unjuk Strategi di Ajang PORDI

Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2: 1024 Atlet 20 Provinsi Unjuk Strategi di Ajang PORDI
Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2 (foto.alfi)

ASKARA — Gelaran Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2 resmi dimulai dengan menghadirkan antusiasme besar dari pecinta olahraga domino di Indonesia. Turnamen yang diselenggarakan Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PB PORDI) tersebut diikuti sebanyak 1024 peserta atau 512 pasangan dari 20 provinsi.

Ajang ini menjadi bagian dari rangkaian tujuh seri turnamen nasional yang telah dipersiapkan PB PORDI sepanjang tahun 2026. Setelah sukses menggelar seri pertama di Jawa Timur, kini giliran DKI Jakarta dipercaya menjadi tuan rumah pelaksanaan seri kedua.

Ketua Panitia Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2, Andi Karyawan SE, menyampaikan apresiasi atas kehadiran peserta dari berbagai daerah. Ia menyebut tingginya minat masyarakat menunjukkan perkembangan olahraga domino yang semakin besar di Indonesia.

"Pengurus Besar Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia akan melaksanakan tujuh series di tahun 2026. Seri pertama telah terlaksana di Surabaya Alhamdulillah juga menghasilkan prestasi yang baik. Kemudian kami dari Pengrov DKI Jakarta mendapat mandat untuk menjadi tuan rumah oleh PP Pordi selaku tuan rumah untuk series kedua," ujar Andi.

Ia mengatakan panitia telah melakukan berbagai persiapan untuk memastikan turnamen berjalan maksimal. Menurutnya, jumlah peserta yang hadir bahkan melampaui target awal yang telah ditentukan.

"Kami sangat bersyukur, luar biasa. Dan hari ini juga saya mendapat laporan dari bagian pendaftaran bahwa pendaftaran ini telah melampaui jumlah yang kami inginkan. Jadinya kami sudah mencantumkan 512 tapi kami juga berkomitmen bahwa tidak boleh ada penambahan lagi terkait dengan persiapan yang telah dilakukan," jelasnya.

Andi juga menyampaikan permohonan maaf kepada peserta yang belum mendapatkan kesempatan bertanding karena keterbatasan kuota.

"Maka dengan mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada pecinta domino yang belum kami bisa rekomendir untuk ikut serta dalam kesempatan hari ini kami sekali lagi juga mohon maaf. Moga-moga pada kesempatan lain akan ada acara yang lebih menampung segenap keinginan besar kita para pecinta domino di turnamen-turnamen berikutnya," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Umum PB PORDI, Dr Andi Jamaro Dulung menyebut Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2 merupakan bagian dari perjalanan panjang PORDI dalam membangun ekosistem olahraga domino di Indonesia.

"Series ini merupakan series kedua dari tujuh series yang kami persiapkan, terakhir pada Desember yang bertepatan dengan Harlah sekaligus kemungkinan kita sudah akan mengadakan Kongres untuk penggantian kepengurusan. Itu yang kedua," ujarnya.

Ia menyebut rangkaian turnamen tersebut akan berlanjut ke beberapa daerah seperti Medan, Jawa Barat, Makassar, Kalimantan Timur, hingga Kalimantan Utara.

"Hari ini dihadiri oleh 1024 peserta atau 512 pasang. Kita anggap itu kalau pairingnya benar, inilah idealnya setiap pertandingan. Jumlahnya tidak boleh lebih, dan kalau kecil maknanya tidak besar. Sehingga 512 itu adalah hal yang sangat ideal," jelasnya.

Andi Jamaro juga menilai perkembangan domino saat ini menunjukkan perubahan besar. Menurutnya, olahraga tersebut telah mengalami transformasi dari permainan komunitas menjadi olahraga yang memiliki wadah kompetisi resmi.

"Pordi yang tadinya adalah organisasi kampung, berada di tempat-tempat terpencil, di bawah pohon, di pinggir sungai, di warung-warung kopi. Hari ini kita sudah angkat derajatnya, naik pada level tertinggi, semua gedung-gedung terbaik di Indonesia sudah bisa dimasuki oleh pemain domino," ungkapnya.

Dukungan terhadap penyelenggaraan Jakarta Domino Tournament juga disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Andri Yansyah. Ia mengapresiasi langkah PB PORDI menjadikan Jakarta sebagai tuan rumah seri kedua.

"Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada PB Pordi Pusat yang sudah mempercayakan pelaksanaan turnamen domino yang dilaksanakan di Jakarta. Ini merupakan salah satu kolaborasi yang betul-betul baik untuk memajukan olahraga domino, khususnya di Jakarta, dan umumnya nanti kita laksanakan kegiatan itu secara nasional," kata Andri.

Ia berharap rangkaian turnamen domino tersebut dapat menjadi salah satu indikator bahwa domino layak berkembang sebagai olahraga masyarakat.

"Dan kami berharap dengan adanya kegiatan-kegiatan turnamen domino yang bersifat series sampai ketujuh series, ini bisa memberikan indikator yang sangat positif, sehingga nantinya turnamen domino bisa masuk dalam olahraga yang akan dilaksanakan POR, yaitu Festival Olahraga Rakyat yang tahun 2027 nanti akan dilaksanakan di Kota Palu," pungkasnya.

Jakarta Domino Tournament 2026 Series 2 menjadi salah satu langkah PB PORDI dalam memperluas ekosistem olahraga domino, sekaligus memperkuat pembinaan atlet domino menuju kompetisi yang lebih profesional di tingkat nasional.

Kegiatan ini juga kolaborasi antara PORDI DKI Jakarta, KORMI, serta didukung oleh Higgh Games Island (HGI) sebagai sponsor utama.

Komentar