Rabu, 02 September 2026 | 06:28
MILITER

Kehangatan TNI Cairkan Sunyi Pegunungan Papua

Kehangatan TNI Cairkan Sunyi Pegunungan Papua
Anak-anak Papua sambut kehadiran Bapak TNI (Dok Puspen TNI)

ASKARA - Senyum warga Kampung Jigonikme, Distrik Nume, Kabupaten Puncak Jaya, Papua, tampak merekah saat personel Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti datang menyapa mereka, Jumat (29/5/2026).

Di kampung yang dikelilingi pegunungan itu, para prajurit TNI tidak datang dengan suasana formal. Mereka duduk bersama warga, berbincang santai, mendengar cerita kehidupan sehari-hari, hingga bercanda dengan anak-anak kampung yang antusias menyambut kehadiran “Bapak TNI”.

Kegiatan yang dipimpin Sertu Fikri bersama personel Pos Nume itu menjadi gambaran kedekatan yang terus dibangun TNI dengan masyarakat Papua. Salah satu momen hangat terlihat saat personel Satgas berkunjung ke rumah Nusa (46), tokoh masyarakat setempat.

Dengan penuh keramahan, Nusa menyambut para prajurit yang datang. Suasana kekeluargaan begitu terasa di rumah sederhana tersebut. Tawa dan obrolan ringan mengiringi pertemuan yang berlangsung akrab itu.

Sertu Fikri mengatakan, kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga keamanan wilayah perbatasan, tetapi juga ingin menjadi bagian dari keluarga masyarakat Papua.

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa TNI selalu ada bersama mereka. Tidak hanya menjaga keamanan, tapi juga hadir untuk berbagi kebersamaan dan perhatian,” ucapnya.

Bagi personel Satgas, menyapa warga secara langsung menjadi cara sederhana untuk membangun kepercayaan dan menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat.

Danpos Nume Kapten Inf Akhmad Sultoni Yahya, S.Tr.Han., menegaskan bahwa pendekatan humanis akan terus dilakukan agar hubungan TNI dan masyarakat semakin erat.

“Kami percaya kedamaian dibangun dari kedekatan hati. Ketika masyarakat merasa diperhatikan dan dihargai, maka rasa persaudaraan akan tumbuh dengan sendirinya,” ujarnya.

Sementara itu, Nusa mengaku bahagia atas perhatian yang diberikan personel TNI kepada masyarakat Kampung Jigonikme.

“Kami senang kalau Bapak TNI datang. Anak-anak juga senang. Kami merasa tidak sendiri karena TNI selalu hadir bersama masyarakat di sini,” katanya dengan wajah penuh haru.

Di tengah berbagai tantangan di wilayah pegunungan Papua, kebersamaan sederhana antara prajurit TNI dan warga Kampung Jigonikme itu menjadi potret hangat tentang persaudaraan, kepedulian, dan harapan akan Papua yang damai.

 

Komentar