Senin, 20 Juli 2026 | 02:17
MILITER

Koops TNI Habema Bantah Terlibat Ledakan di Gereja Nabuni Intan Jaya

Koops TNI Habema Bantah Terlibat Ledakan di Gereja Nabuni Intan Jaya
Korban ledakan di Gereja Nabuni Intan Jaya (Dok Puspen TNI)

ASKARA - Komando Operasi (Koops) TNI Habema menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden ledakan yang terjadi di luar lingkungan Gereja Stasi Santo Paulus Nabuni, Mbamogo, Distrik Agisiga, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Minggu (17/5/2026).

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna menegaskan bahwa TNI bukan pelaku pengeboman sebagaimana narasi yang beredar di media sosial.

“Kami menyesalkan adanya pemberitaan dan narasi di media sosial yang langsung menuduh TNI/Polri sebagai pelaku. Di sini kami tegaskan bahwa TNI bukan pelaku pengeboman tersebut,” ujar Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.

Menurutnya, hingga kini tim gabungan masih melakukan pendalaman dan verifikasi di lapangan terkait insiden tersebut. Namun dari temuan awal, granat yang ditemukan di lokasi disebut memiliki karakteristik yang tidak sesuai dengan granat standar yang digunakan TNI.

Selain itu, TNI juga menegaskan tidak menggunakan drone bersenjata untuk menyerang warga sipil, terlebih di area rumah ibadah.

“TNI selalu mengedepankan pendekatan keamanan yang humanis dan melindungi masyarakat Papua,” katanya.

Koops TNI Habema juga mengimbau seluruh pihak agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi karena berpotensi memprovokasi dan memperkeruh situasi keamanan di wilayah Intan Jaya.

“Kami mengimbau seluruh pihak untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi yang berpotensi memprovokasi dan memperkeruh situasi keamanan di Intan Jaya. Insiden ini sangat mungkin merupakan aksi provokasi pihak-pihak yang ingin memecah belah TNI dengan masyarakat Papua,” tuturnya.

Saat ini, Satgas Koops Habema terus melakukan patroli dan pengamanan di wilayah tersebut guna mencegah terulangnya aksi serupa. Pihak TNI juga mengaku telah berkoordinasi dengan pihak gereja dan tokoh masyarakat setempat untuk memberikan bantuan kepada para korban.

“Kami akan terus memberikan update perkembangan secara transparan sesuai fakta yang diperoleh dari tim di lapangan,” tutup Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna.

 

Komentar