Selasa, 21 Juli 2026 | 13:11
MILITER

Tiga Prajurit TNI Gugur, Dunia Hormati Pengorbanannya

Tiga Prajurit TNI Gugur, Dunia Hormati Pengorbanannya
Jenazah Prajurit TNI yang gugur (Dok Puspen TNI)

ASKARA - United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) menggelar upacara memorial sebagai penghormatan terakhir bagi tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang gugur dalam misi perdamaian dunia di Lebanon Selatan. Upacara berlangsung khidmat di Hanggar Lebanese Air Force, Beirut, Kamis (2/4/2026).

Ketiga prajurit yang mendapat penghormatan tersebut adalah Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar, Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan, dan Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon.

Upacara dipimpin langsung oleh Diodato Abagnara selaku Force Commander sekaligus Head of Mission UNIFIL. Hadir dalam prosesi tersebut Duta Besar Republik Indonesia untuk Lebanon beserta jajaran KBRI, Atase Pertahanan RI di Kairo, perwakilan United Nations Headquarters, serta unsur militer Lebanon dan kontingen internasional.

Prosesi militer dilaksanakan secara lengkap dan penuh penghormatan. Dimulai dari penghantaran peti jenazah ke lokasi upacara, pembacaan riwayat singkat para prajurit, doa bersama, hingga penganugerahan medali kehormatan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Lebanese Armed Forces secara anumerta.

Rangkaian upacara dilanjutkan dengan peletakan karangan bunga oleh pejabat UNIFIL, perwakilan Indonesia, dan militer Lebanon, diikuti penghormatan militer, mengheningkan cipta, serta pengantaran kembali jenazah.

Sebagai bentuk penghormatan khusus, Force Commander UNIFIL secara simbolis menyematkan scarf PBB di atas peti jenazah, serta menyampaikan belasungkawa langsung kepada seluruh kontingen Indonesia yang hadir. Upacara turut melibatkan pasukan gabungan, termasuk satuan Infanteri, Polisi Militer Lebanon, unsur korsik, dan pasukan Kontingen Garuda.

Dalam pernyataan resminya, UNIFIL menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pengorbanan ketiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan tugas perdamaian pada 29 dan 30 Maret 2026 di wilayah Lebanon Selatan.

 

 

Komentar