Prajurit TNI Gugur di Medan Tugas, Saat Jalankan Misi Perdamaian di Lebanon
ASKARA - Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Prajurit Tentara Nasional Indonesia, Praka Farizal Romadhon, dilaporkan gugur dalam serangan militer Israel di wilayah Lebanon, Senin (30/3/2026).
Almarhum merupakan bagian dari Pasukan Garuda yang tengah menjalankan tugas menjaga perdamaian di kawasan konflik Timur Tengah. Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di wilayah tersebut.
Praka Farizal diketahui bertugas di Batalyon Infanteri 113/Jaya Sakti, di bawah Brigif 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda. Dalam jabatan terakhirnya, ia mengemban tugas sebagai Taban Provost 1 Ru Provost Kima, yang berperan dalam menjaga disiplin internal satuan.
Prajurit kelahiran Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, 3 Januari 1998 itu dikenal memiliki dedikasi tinggi selama bertugas. Ia juga telah menerima penghargaan Satyalancana Dharma Nusa dan Satyalancana Kesetiaan VIII Tahun sebagai bentuk pengakuan atas loyalitas dan pengabdiannya.
Kepercayaan untuk bergabung dalam misi internasional menjadi bukti kapasitas dan integritas yang dimilikinya sebagai prajurit. Tugas tersebut dijalankannya dengan penuh tanggung jawab hingga akhir hayat.
Gugurnya Praka Farizal menjadi duka mendalam bagi TNI dan bangsa Indonesia. Ia berpulang dalam tugas mulia, sebagai penjaga perdamaian dunia di tengah konflik bersenjata.

Komentar