Senin, 15 Juni 2026 | 17:30
MILITER

Kepedulian Lantamal X Jayapura, Tonggak Penguatan Budaya Maritim Papua

Kepedulian Lantamal X Jayapura, Tonggak Penguatan Budaya Maritim Papua
Danlantamal X Jayapura tengah memimpin aksi bersih-bersih (Dok Lantamal X)

ASKARA - Langkah konkret kembali ditunjukkan TNI Angkatan Laut, kali ini lewat Lantamal X Jayapura yang menggelar Karya Bakti Bersih-Bersih Sungai di Muara Overtom, Rabu (2/7). Di bawah komando Brigjen TNI (Mar) Freddy Jhon H. Pardosi, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan bagian dari komitmen serius menjaga lingkungan hidup maritim, sekaligus penguatan kesadaran cinta bahari di tanah Papua.

Dalam rangkaian Program Laut Bersih (Prolasih) yang digagas Satgas Operasi Trisila 2025, pembersihan sungai ini menjadi simbol bahwa ekosistem pesisir dan laut bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat militer, tetapi tugas kolektif seluruh masyarakat. Kehadiran unsur Forkopimda Kota Jayapura, para pejabat utama Lantamal X, komandan-komandan KRI, hingga para pelajar dan masyarakat, menunjukkan model kolaborasi yang patut dicontoh.

Namun, apakah kegiatan ini cukup? Jawabannya: belum. Membersihkan sungai dan pesisir hanya permukaan dari masalah besar yang mengancam lingkungan maritim Papua. Sampah plastik, limbah rumah tangga, hingga pencemaran oleh aktivitas industri terus membebani laut kita, yang sejatinya adalah urat nadi kehidupan masyarakat pesisir.

Papua memiliki kekayaan laut luar biasa, namun semua itu bisa hancur bila hanya mengandalkan aksi sporadis dan seremonial. Dibutuhkan keberlanjutan, regulasi yang tegas, serta kesadaran kolektif untuk menjadikan kebersihan laut dan sungai sebagai budaya, bukan sekadar kegiatan musiman.

TNI AL telah memulai dengan langkah nyata. Kini, giliran pemerintah daerah, dunia usaha, dan seluruh lapisan masyarakat untuk bergerak bersama. Pendidikan lingkungan sejak dini, penegakan hukum atas pelanggaran lingkungan, hingga dukungan terhadap inovasi ekonomi berbasis maritim yang berkelanjutan adalah kunci menjaga laut Papua tetap bersih, lestari, dan membawa kesejahteraan.

Laut dan sungai adalah wajah kita, adalah masa depan Papua. Mari jaga bersama, bukan karena kewajiban, tetapi karena cinta dan tanggung jawab sebagai anak bangsa.

 

Komentar